• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
59 Biksu Thudong di Pasuruan

Kedatangan rombongan biksu di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026) (Sumber: Dokumen Diskominfo Kota Pasuruan)

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
2 months ago
in News, Pilihan Redaksi, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan rombongan biksu dari berbagai negara ini dalam rangka perjalanan spiritual Waisak Nasional 2026 bertema Walk for Peace 2026 menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kehadiran mereka disambut antusias ratusan warga yang sejak pagi memadati kawasan Jalan Lombok dan sekitar klenteng.

Para biksu tersebut berasal dari Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Laos. Mereka menjalani perjalanan spiritual Thudong, yaitu tradisi berjalan kaki sebagai bentuk latihan batin dan pengendalian diri dalam ajaran Buddha. Perjalanan suci ini dimulai dari Bangkok, Thailand pada 6 Februari 2026 dan melintasi berbagai daerah di Indonesia.

You might also like

Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura: Harga Tiket, Rute, dan Tips Berkunjung saat Musim Kemarau

01/07/2026 4:30 PM
Penemuan Jenazah Bayi

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Jenazah Bayi dalam Kendil di Tepi Sungai Wonokromo

01/07/2026 3:50 PM

Kota Pasuruan menjadi salah satu titik persinggahan penting dalam rangkaian perjalanan tersebut. Setelah singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sidoarjo sebelum akhirnya menuju Candi Borobudur di Magelang.

Kedatangan 59 biksu tersebut juga dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, H. Mokhamad Nawawi, bersama jajaran Forkopimda dan tokoh lintas agama. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana penyambutan yang berlangsung di kawasan klenteng.

Tercatat, jumlah rombongan terdiri dari 43 biksu asal Thailand, 8 dari Indonesia, 5 dari Malaysia, dan 3 dari Laos. Mereka berjalan kaki menempuh perjalanan panjang lintas negara dengan membawa pesan perdamaian dan persaudaraan.

Perjalanan Thudong Simbol Ketangguhan Fisik dan Kejernihan Batin

Wakil Wali Kota Pasuruan, H. Mokhamad Nawawi, mengatakan perjalanan Thudong bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sarat makna kemanusiaan dan perdamaian dunia.

“Perjalanan Thudong ini adalah simbol ketangguhan fisik dan kejernihan batin. Dari langkah kaki yang mantap ini, kami belajar tentang kesederhanaan, ketulusan, dan tekad kuat demi tujuan mulia, yakni perdamaian dunia,” ujarnya.

59 Biksu Thudong di Pasuruan
Pelepasan Rombongan oleh Wakil Walikota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026) (sumber: dokumen Diskominfo Kota Pasuruan)

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan keyakinan tidak seharusnya menjadi sekat, melainkan kekuatan sosial yang harus terus dirawat bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

Setelah singgah beberapa waktu di Klenteng Tjoe Tik Kiong, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Magelang melalui Klenteng Tjong Hok Kiong di Kabupaten Sidoarjo. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Pasuruan.

Dalam kesempatan itu, Nawawi juga menyampaikan rasa bangga karena Kota Pasuruan menjadi salah satu titik persinggahan dalam perjalanan spiritual berskala internasional tersebut.

“Kami bangga Kota Pasuruan masih dihampiri panjenengan semua. Semoga perjalanan menuju Borobudur diberikan keselamatan dan kelancaran,” ucapnya.

Kehadiran rombongan Biksu Thudong di Pasuruan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan Waisak Nasional 2026, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang toleransi, persaudaraan, dan perdamaian di tengah keberagaman masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di   Google News Tugujatim.id

Penulis: Gloria Puspa

Editor: Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura: Harga Tiket, Rute, dan Tips Berkunjung saat Musim Kemarau

by Mochamad Abdurrochim
01/07/2026 4:30 PM
0

Tugujatim.id – Air Terjun Madakaripura bukan tipe destinasi yang cukup dilihat lewat foto lalu selesai. Begitu berdiri langsung di bawah...

Penemuan Jenazah Bayi

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Jenazah Bayi dalam Kendil di Tepi Sungai Wonokromo

by Mochamad Abdurrochim
01/07/2026 3:50 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian mengungkap kronologi penemuan jenazah bayi laki-laki yang ditemukan di dalam sebuah kendil di tepi Sungai Pulo...

Wisata malam Bojonegoro.

Wisata Malam Bojonegoro yang Wajib Dicoba, dari Alun-Alun hingga Kuliner Legendaris

by Dwi Linda
01/07/2026 1:38 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Wisata malam Bojonegoro ternyata punya cerita yang berbeda begitu matahari mulai tenggelam. Jadi kalau kamu baru tiba...

Desa wisata Malang.

Desa Wisata Malang yang Menawarkan Pengalaman Berbeda

by Dwi Linda
01/07/2026 1:22 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Desa wisata Malang kini semakin berkembang dengan menghadirkan konsep pariwisata berbasis alam yang menyatu dengan kenyamanan modern....

Next Post
Duta Sahabat Autis

Duta Sahabat Autis SLB UM Perdana di Jatim, Siswa Tunjukkan Rasa Percaya Diri di Panggung

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID