BOJONEGORO, Tugujatim.id – Wisata malam Bojonegoro ternyata punya cerita yang berbeda begitu matahari mulai tenggelam. Jadi kalau kamu baru tiba di kota ini saat langit sudah gelap, nggak perlu buru-buru masuk hotel atau langsung istirahat. Justru, saat malam datang, beberapa sudut Bojonegoro mulai menunjukkan suasana yang bikin betah buat keliling lebih lama.
Banyak orang mengira aktivitas di kota kecil akan berhenti ketika malam tiba. Faktanya, Bojonegoro justru masih hidup dengan suasana santai, jajanan hangat, sampai tempat nongkrong sederhana yang bikin perjalanan terasa lebih lengkap. Mulai dari menikmati angin malam di pusat kota sampai berburu kuliner legendaris, semuanya bisa jadi agenda spontan yang nggak kalah seru dari wisata siang hari.
Baca Juga: Jejak Sejarah Soekarno di Rumah Tua Bojonegoro
Lampu Kota dan Angin Malam yang Selalu Punya Cerita
Kalau ngomongin wisata malam Bojonegoro, nama pertama yang hampir selalu muncul tentu adalah Alun-Alun Bojonegoro.
Saat malam tiba, area ini berubah jadi ruang santai favorit warga maupun pendatang. Lampu taman yang menyala membuat suasana terasa hangat dan nyaman untuk sekadar duduk menikmati malam atau ngobrol santai bersama teman dan keluarga.
Lokasinya yang berada di tepi jalan utama juga membuat banyak pengendara sengaja melambatkan laju kendaraan hanya untuk menikmati suasana kota di malam hari. Angin sepoi-sepoi yang berembus pelan menambah kesan tenang setelah seharian beraktivitas.
Di sekeliling alun-alun, deretan pedagang kaki lima mulai ramai melayani pembeli. Aroma jajanan bakar, minuman hangat, hingga aneka camilan malam seolah menjadi pelengkap wajib suasana tersebut. Tidak sedikit pengunjung yang akhirnya menghabiskan waktu lebih lama dari rencana awal karena suasananya memang sesantai itu.
Saat Kuliner Lawas Masih Jadi Primadona Kota
Buat yang datang dengan tujuan utama berburu makanan, wisata malam di Bojonegoro juga punya jagoan yang sudah bertahan lintas generasi.
Warung yang berada di Jalan Mansyur Nomor 100 ini biasanya mulai buka pukul 18.00 hingga 23.00 WIB. Namanya adalah Waroeng Ireng, sebuah tempat makan legendaris yang sudah berdiri sejak era 1950-an dan sampai sekarang masih punya banyak pelanggan setia.
Begitu malam datang, warung ini mulai dipadati pengunjung yang ingin menikmati menu khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Salah satu yang paling terkenal tentu saja wedang tape ketan hitam yang menjadi ikon dari warung tersebut.
Minuman hangat ini dibuat dari tape ketan hitam yang dipadukan dengan gula dan santan kental, kemudian disajikan menggunakan air hangat. Perpaduan rasa manis, sedikit asam dari fermentasi tape, dan gurih santan menghasilkan cita rasa unik yang bikin penasaran sejak tegukan pertama.
Selain minuman andalan tersebut, tersedia pula nasi atau lontong campur, hingga rujak cingur yang juga menjadi favorit pengunjung.
Bagi pencinta makanan pedas, rujak cingur di sini sering mendapat pujian karena bumbunya yang melimpah dan karakter pedasnya yang cukup berani. Dengan harga sekitar Rp30 ribuan per porsi, banyak pengunjung menilai menu ini sangat sepadan dengan ukuran dan rasanya.
Nongkrong Santai sambil Menatap Waduk di Atas Ketinggian
Kalau ingin suasana yang lebih tenang dan jauh dari keramaian pusat kota, kamu bisa mengarahkan perjalanan menuju kawasan Dusun Mulus yang berada di sekitar Waduk Sonorejo.
Tempat ini menawarkan pengalaman berbeda untuk menikmati malam di Bojonegoro. Dari area yang berada di ketinggian, pengunjung bisa melihat hamparan waduk yang terlihat tenang dengan suasana yang jauh lebih santai.
Baca Juga: Lights Wonderland Malang Sulap GOR Ken Arok dengan 5 Juta Lampu, Jadi Wisata Malam Baru
Menjelang malam, momen matahari terbenam di sekitar waduk juga sering menjadi daya tarik tersendiri. Langit perlahan berubah warna sementara pengunjung duduk di bangku-bangku kayu yang tersedia di sekitar lokasi.
Beberapa pedagang kaki lima biasanya turut meramaikan area tersebut dengan aneka camilan ringan dan minuman hangat yang cocok dinikmati sambil melihat pemandangan.
Menariknya lagi, kawasan ini juga menyediakan area memancing bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama. Ada pula fasilitas bebek gayuh yang bisa menjadi pilihan aktivitas ringan bersama keluarga maupun teman.
Buat yang suka suasana tenang dibanding hiruk pikuk kota, tempat ini bisa jadi opsi menarik untuk menikmati sisi lain dari wisata malam Bojonegoro.
Malam di Bojonegoro Ternyata Nggak Pernah Membosankan
Datang ke Bojonegoro saat malam hari ternyata bukan alasan untuk menghentikan rencana jalan-jalan. Justru, banyak pengalaman menarik yang baru terasa ketika lampu kota mulai menyala dan udara malam mulai terasa lebih sejuk.
Mulai dari santai di alun-alun, menikmati kuliner legendaris, sampai duduk memandang waduk dari kejauhan, semuanya punya suasana dan cerita yang berbeda.
Jadi, kalau suatu saat perjalananmu baru sampai di Bojonegoro setelah matahari terbenam, nggak perlu khawatir kehabisan tujuan. Karena wisata malam Bojonegoro selalu punya cara sederhana untuk membuat siapa pun betah berlama-lama menikmati malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nabila Eka S/Magang
Editor: Dwi Lindawati








