Tugujatim.id – Ingin memulai hari dengan lebih berenergi dan produktif? Kebiasaan pagi ini bisa dilakukan hingga memengaruhi suasana hati, energi, hingga fokus sepanjang hari.
Pakar kebugaran global sekaligus Senior Director di Curves Joanna Dase yang dikutip pada Minggu (16/05/2026) membagikan sejumlah kebiasaan pagi berbasis sains yang bisa membantu memulai hari dengan lebih baik.
7 Kebiasaan Pagi agar Lebih Baik:
Ada kebiasaan yang akan membuat hidupmu jauh lebih baik. Yuk, simak!
1. Bangun pada Jam yang Sama Setiap Hari
Menjaga waktu bangun yang konsisten merupakan salah satu cara sederhana untuk membantu tubuh bekerja lebih optimal. Kebiasaan ini membantu menstabilkan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh sehingga berbagai fungsi tubuh dapat berjalan lebih selaras.
Ketika ritme tubuh sudah terbiasa, tubuh akan lebih mudah mengenali kapan waktunya bangun, makan, beristirahat, hingga merasa lebih waspada sepanjang hari.
Agar kebiasaan ini berjalan efektif, penting juga memperhatikan kualitas tidur di malam hari. Mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur dapat membantu tubuh lebih cepat terlelap. Sebagai gantinya, aktivitas seperti membaca buku, mendengarkan musik lembut, atau mandi air hangat dapat membantu tubuh lebih rileks sebelum beristirahat.
2. Dapatkan Paparan Cahaya Pagi
Paparan sinar matahari di pagi hari berperan penting dalam memberi sinyal pada tubuh bahwa hari telah dimulai. Cahaya alami membantu menurunkan hormon melatonin yang memicu rasa kantuk sekaligus meningkatkan produksi serotonin yang berkaitan dengan suasana hati.
Selain itu, sinar matahari juga membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting bagi kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, serta keseimbangan mood.
Menghabiskan waktu di luar rumah selama sekitar 10–15 menit pada pagi hari, seperti berjalan santai atau sekadar duduk menikmati udara segar, dapat membantu tubuh terasa lebih segar dan siap beraktivitas.
3. Minum Air Putih setelah Bangun Tidur
Setelah tidur sepanjang malam, tubuh biasanya berada dalam kondisi kekurangan cairan. Karena itu, minum air putih menjadi langkah penting untuk menghidrasi tubuh sekaligus membantu memulai metabolisme.
Sebagian orang terbiasa langsung mengonsumsi kopi di pagi hari. Namun, meminum kafein sebelum tubuh terhidrasi dengan baik justru dapat memperparah dehidrasi dan memengaruhi kestabilan energi sepanjang hari.
Sebagai langkah awal, minum sekitar setengah liter air setelah bangun tidur dapat membantu tubuh kembali segar. Mengonsumsi makanan yang kaya kandungan air seperti semangka atau mentimun saat sarapan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
4. Luangkan Waktu untuk Olahraga Ringan
Olahraga di pagi hari dikenal mampu meningkatkan energi dan memperbaiki suasana hati. Aktivitas fisik merangsang pelepasan endorfin, yaitu zat kimia dalam otak yang berperan dalam menimbulkan perasaan bahagia.
Tidak perlu latihan yang terlalu berat, aktivitas selama sekitar 30 menit sudah cukup untuk membantu tubuh lebih siap menjalani hari. Latihan sederhana dapat dimulai dari pemanasan, latihan kekuatan, kardio ringan, hingga peregangan agar seluruh tubuh tetap aktif dan fleksibel.
5. Sarapan dengan Gizi Seimbang
Melewatkan sarapan atau memilih makanan tinggi gula dapat menyebabkan energi cepat menurun di pertengahan pagi. Kondisi ini sering kali membuat tubuh terasa lemas dan sulit berkonsentrasi.
Sarapan dengan komposisi nutrisi yang seimbang dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil serta memberikan energi yang bertahan lebih lama. Pilihan menu seperti telur sebagai sumber protein, alpukat yang kaya lemak sehat, serta roti gandum utuh sebagai sumber karbohidrat kompleks dapat menjadi kombinasi yang baik untuk memulai hari.
6. Susun Rencana Aktivitas Harian
Meluangkan beberapa menit untuk merencanakan aktivitas dapat membantu membuat hari terasa lebih terarah. Menuliskan daftar tugas atau menentukan prioritas pekerjaan dapat membantu mengurangi rasa kewalahan saat menjalani berbagai aktivitas.
Beberapa orang juga memilih memulai hari dengan menuliskan hal-hal yang mereka syukuri atau melakukan refleksi singkat. Kebiasaan ini dapat membantu mengalihkan fokus dari rasa khawatir menuju hal-hal positif dalam kehidupan.
7. Jaga Hubungan dengan Orang Sekitar
Interaksi sosial juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan. Pagi hari bisa menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan dengan orang terdekat.
Hal ini bisa dilakukan melalui percakapan ringan saat sarapan bersama keluarga, mengirim pesan singkat kepada teman, atau sekadar menyapa tetangga dan rekan kerja.
Meski terlihat sederhana, interaksi kecil tersebut dapat memberikan efek positif bagi suasana hati sekaligus menciptakan rasa kebersamaan yang lebih kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Nabila Eka S/Magang
Editor: Dwi Lindawati








