Tugujatim.id – Menjaga kesehatan pencernaan tidak hanya bergantung pada konsumsi makanan berserat. Tubuh juga membutuhkan asupan probiotik dan prebiotik yang bekerja saling melengkapi untuk membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Probiotik jadi bakteri baik yang hidup di dalam usus, sedangkan prebiotik adalah jenis serat yang menjadi sumber makanan bagi bakteri tersebut. Keduanya memiliki peran yang berbeda, tetapi sama-sama penting dalam mendukung kesehatan saluran pencernaan.
Baca Juga: Manfaat dan Cara Membuat Coffee Tape Latte Kaya Probiotik, Cocok untuk Kesehatan Pencernaan
Yuk Kenali Makanan dan Minuman Jaga Kesehatan Usus
Probiotik dan prebiotik dapat diperoleh dari berbagai makanan dan minuman sehari-hari, mulai dari yogurt, tempe, hingga buah-buahan. Dengan mengombinasikan sumber probiotik dan prebiotik dalam pola makan, kesehatan pencernaan dapat lebih terjaga. Berikut 10 sumber probiotik dan prebiotik terbaik yang dapat menjadi pilihan.
1. Yogurt
Yogurt menjadi salah satu sumber probiotik yang paling mudah ditemukan dan praktis dikonsumsi setiap hari. Agar manfaatnya lebih optimal, pilih yogurt yang mencantumkan keterangan live cultures atau kultur hidup pada kemasannya sebagai tanda masih mengandung bakteri baik.
2. Kefir
Jika yogurt sudah cukup familier, kefir bisa menjadi alternatif karena mengandung jenis bakteri baik dan ragi yang lebih beragam. Minuman hasil fermentasi susu ini memiliki cita rasa sedikit asam dan dapat menjadi pilihan bagi yang ingin menambah variasi asupan probiotik.
3. Tempe
Tak hanya dikenal sebagai sumber protein nabati, tempe juga merupakan makanan fermentasi yang mengandung mikroorganisme bermanfaat. Karena mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi berbagai masakan, tempe menjadi salah satu sumber probiotik yang paling praktis untuk dikonsumsi sehari-hari.
4. Kimchi
Kimchi merupakan sayuran fermentasi khas Korea yang mengandung bakteri asam laktat hasil proses fermentasi. Selain menjadi sumber probiotik, kimchi juga kaya serat dari sayuran sehingga dapat melengkapi menu harian bagi pencinta makanan fermentasi.
5. Kombucha
Kombucha merupakan minuman teh yang dibuat melalui proses fermentasi sehingga mengandung berbagai mikroorganisme yang terbentuk selama proses tersebut. Minuman ini memiliki rasa sedikit asam dan menyegarkan, tetapi sebaiknya tetap dikonsumsi dalam jumlah wajar karena beberapa produk mengandung tambahan gula.
Baca Juga: Soda susu Baik untuk Pencernaan? Ini Faktanya!
6. Pisang
Pisang, terutama yang belum terlalu matang, mengandung pati resisten dan serat yang berperan sebagai prebiotik. Buah ini mudah dijadikan camilan, dicampurkan ke dalam oatmeal, atau dinikmati bersama yogurt sebagai kombinasi sumber probiotik dan prebiotik.
7. Bawang Putih
Selain menjadi bumbu dapur, bawang putih mengandung inulin, yaitu salah satu jenis prebiotik yang membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Kandungan tersebut membuat bawang putih tidak hanya menambah cita rasa masakan, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
8. Bawang Bombay
Bawang bombay juga mengandung inulin dan fruktooligosakarida (FOS) yang menjadi sumber makanan bagi mikrobiota usus. Bahan makanan ini mudah dipadukan ke dalam berbagai hidangan, mulai dari tumisan, sup, hingga salad.
9. Oat
Selain mengandung beta-glukan, oat juga kaya serat yang membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Oat cocok dijadikan menu sarapan karena mengenyangkan dan mudah dipadukan dengan buah, susu, maupun yogurt.
10. Apel
Apel mengandung pektin, yaitu serat larut yang berfungsi sebagai prebiotik. Sebagian besar pektin terdapat pada daging buah dan kulit apel, sehingga buah ini sebaiknya dikonsumsi bersama kulitnya setelah dicuci bersih agar kandungan seratnya lebih optimal.
Probiotik dan prebiotik memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling melengkapi dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan. Dengan mengombinasikan beberapa sumber probiotik dan prebiotik di atas sebagai bagian dari pola makan sehari-hari, Anda dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus sekaligus mendukung kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Dewi Bulan/Magang
Editor: Dwi Lindawati








