MOJOKERTO, Tugujatim.id – Rencana ekspansi pasar oleh Pegadaian Mojokerto terus berjalan. Titik lokasi kios sudah ditentukan, serta renovasi untuk memenuhi standar pelayanan juga tengah dikerjakan.
“Untuk titik kios sudah, kami juga sedang melakukan renovasi standarisasi,” terang Pemimpin Mojokerto Arri Purnomo, Kamis (16/07/2026).
Baca Juga: Bazar Lelang Emas Pegadaian Mojokerto Diserbu Masyarakat, Animo Tinggi Cari Investasi Aman
Sebelumnya, daerah Jatirejo dipilih sebagai lokasi ekspansi melalui kajian panjang. Kawasan ini dinilai representatif dari sisi aktifitas ekonomi. Sebab, tidak hanya ramai sebagai area industri, Jatirejo juga banyak didominasi kalangan petani yang aktif dalam kegiatan pertanian maupun perkebunan.
“Selain itu, dari sisi jumlah penduduk, Jatirejo juga padat, selain Mojosari. Untuk itu peluang ini perlu kami maksimalkan terutama agar masyarakat Jatirejo tidak perlu jauh-jauh bila ingin memperoleh akses keuangan dari Pegadaian,” sambung Arri.
Produk Gadai Emas Alami Kenaikan
Sementara itu, saat ditanya soal produk Pegadaian, Arri mengaku bahwa produk gadai emas pada kuartal pertama tahun 2026 ini mengalami kenaikan. Meski kondisi ekonomi global belum stabil akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, ternyata produk gadai emas justru semakin diminati masyarakat.
“Dari data yang kami himpun, produk gadai emas malah justru meningkat saat kondisi ekonomi global masih belum pasti. Meski, memang ada beberapa produk keuangan yang mengalami kontraksi akibat konflik tersebut,” paparnya.
Arri berkaca pada pandangan nasabah yang saat ini cenderung wait and see akibat kondisi ekonomi dunia yang belum membaik.
Baca Juga: Catatan Pertumbuhan Transaksi Positif Pegadaian Mojokerto pada Kuartal I 2026
“Namun produk kami yakni gadai emas masih meningkat. Kami optimisi tren ini terjaga bahkan bisa lebih naik lagi bila dilihat dari pandangan nasabah kami,” tandasnya.
Sebagai informasi, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy bisnis area Surabaya 1, Deputy bisnis area Surabaya 2, Deputy bisnis area Pemekasan, Deputy Bisnis area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








