MADINAH, Tugujatim.id – Mengawali Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memenuhi panggilan Allah SWT menjadi momen istimewa bagi 45 jemaah Umroh Pusaka Chatour Travel. Rombongan paket perdana awal musim 1448 Hijriah itu diberangkatkan pada 8 Juli 2026 melalui Bandara Juanda Surabaya menuju Jeddah menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Tour Leader Chatour Travel Lia Damayanti mengatakan, perjalanan kali ini memberikan pengalaman berbeda karena diikuti jemaah dari berbagai kelompok usia, mulai dari lansia hingga generasi muda.
“Alhamdulillah, saya dipercaya mendampingi rombongan perdana Umroh Pusaka awal musim 1448 Hijriah dengan membawa 45 jemaah. Perjalanan kali ini terasa sangat berkesan karena komposisi jemaahnya beragam, mulai dari lansia hingga Gen Z,” ujarnya.
Menurut Lia, keberadaan jemaah Gen Z justru menjadi kekuatan tersendiri selama perjalanan ibadah. Mereka aktif membantu para lansia, mulai mendampingi saat tawaf hingga memastikan seluruh jemaah tetap bersama selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Saya seperti menemukan keluarga baru. Jemaah saling membantu, saling menjaga, dan membuat perjalanan ibadah menjadi lebih nyaman. Solidaritas mereka benar-benar luar biasa,” katanya.

Mayoritas jemaah berangkat bersama keluarga, mulai dari pasangan suami istri, ibu dan anak, hingga rombongan keluarga besar. Selain itu, terdapat dua jemaah yang mengikuti umroh setelah memperoleh hadiah dari salah satu jaringan waralaba ayam terbesar di Indonesia.
Di sela pelaksanaan ibadah, rombongan juga menggelar kegiatan sosial berupa Sedekah Nasi Berkah. Kegiatan tersebut digagas bersama salah satu jemaah yang berprofesi sebagai influencer.

Menurut Lia, influencer tersebut secara pribadi mendonasikan 800 riyal untuk mendukung kegiatan sosial tersebut. Sedangkan jemaah mengumpulkan 900 riyal. Total donasi terkumpul 1.700 riyal atau setara sekitar Rp8 juta itu lantas digunakan untuk menyediakan sekitar 150 porsi nasi berkah yang kemudian dibagikan kepada masyarakat di sekitar Masjidil Haram.
“Hampir semua jemaah ikut membagikan nasi berkah. Alhamdulillah kegiatan ini mendapat respons yang sangat baik dan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh jemaah,” ungkapnya.
Lia juga mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi. Dengan suhu di Madinah yang mencapai sekitar 46 derajat Celsius, jemaah dianjurkan memperbanyak minum air putih serta mengonsumsi vitamin dan oralit untuk mencegah dehidrasi.
“Alhamdulillah meski cuaca cukup panas, seluruh jemaah tetap sehat, bahagia, dan dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan lancar,” pungkasnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








