• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi video conference. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi video conference. (Foto: Pexels)

Sering Offcam saat Daring? Yuk, Simak 6 Faktanya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Hampir dua tahun pandemi Covid-19 melanda sehingga membuat adanya beragam perubahan dalam hidup. Akibatnya, aktivitas tatap muka pun jadi terbatas. Sehingga aktivitas itu akhirnya beralih secara daring atau melalui video conference.

Melalui video conference, teknologi yang mengakomodasi audio visual ini, memungkinkan Anda saling berkomunikasi atau yang sering dikenal tatap maya. Mulai dari aktivitas sekolah, kuliah, hingga bekerja dilakukan secara daring di rumah. Namun, ternyata tatap maya memunculkan beberapa fakta bahwa banyak partisipan video conference yang tidak menyalakan kamera (offcamera atau offcam). Hal itu membuat wajah dan aktivitas orang yang mengikuti daring tidak terekam dan tak terlihat partisipan lainnya.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Seperti dilansir dari akun Instagram Pondok Inspirasi, perilaku offcam secara berkala ternyata memiliki manfaat tersendiri. Apa sajakah manfaatnya?

1. Menghilangkan Rasa Lelah

Faktanya, offcam dapat menghilangkan rasa lelah. Sebab, perkuliahan virtual dengan selalu membuka kamera akan berpotensi mengakibatkan kelelahan karena pikiran dan pandangan mata dituntut selalu fokus pada layar monitor. Menurut psikologi, dengan mematikan kamera sebentar saja, dapat menghilangkan rasa lelah dan mengurangi tekanan.

2. Mengurangi Rasa Tertekan

Fakta lain offcam saat daring yaitu mengurangi rasa tekanan. Sebab, ketika Anda membuka kamera selama meeting menuntut mental dan fokus untuk selalu memerhatikan layar. Dengan offcam sebentar atau secara berkala, tekanan mental dan pikiran Anda kembali fresh.

3. Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Meningkatkan kepercayaan diri saat offcam, kok bisa? Ya, ketika Anda melakukan pembelajaran maupun perkuliahan daring, aturan mengaktifkan kamera terkadang membuat tak percaya diri. Dengan menonaktifkan kamera secara berkala, hal tersebut bisa membuat Anda lebih percaya diri karena tak harus menatap layar secara terus-menerus.

4. Menghemat Pemakaian Kuota

Apa hubungannya offcam dan menghemat kuota ya? Kamera yang aktif selama meeting maupun daring berpotensi meningkatkan penggunaan kuota internet lho! Karena itu, kamera bisa Anda aktifkan, lalu secara berkala dimatikan kalau ingin penggunaan kuotanya hemat.

5. Tingkatkan Daya Fokus

Menonaktifkan kamera beberapa saat dapat meningkatkan kembali daya fokus Anda. Sebab, badan dan pandangan mata dapat teralihkan beberapa saat, kemudian kembali fokus pada layar. Dan Anda bisa tetap fokus menjalani aktivitas daring dengan baik.

6. Menjaga Jaringan agar Stabil

Nah, manfaat lain menonaktifkan kamera secara berkala dapat menunjang stabilitas jaringan lho. Agar tidak ada kendala, ada baiknya matikan kamera secara berkala. Sebab, aplikasi yang didukung audio visual secara langsung ini memerlukan jaringan yang stabil agar berjalan dengan lancar.

Itulah 6 fakta menarik tentang offcam atau menonaktifkan kamera secara berkala selama daring. Tapi, perlu diperhatikan ya, bukan berarti Anda harus selalu offcam, tapi mematikan kamera secara berkala. Sebab, mengaktifkan kamera merupakan salah satu bentuk partisipasi dan cara Anda menghargai partisipan yang lain. So, offcam dilakukan seperlunya saja ya!

 

Tags: Fakta offcameOffcam saat daringPembelajaran daringPerkuliahan daring
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Forkopimda Jatim saat konferensi pers penurunan level penanganan Covid-19 yang digelar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat petang (17/09/2021).(Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Jatim Jadi Satu-satunya Provinsi yang Capai Level 1

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID