• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi minuman berbahan jahe. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi minuman berbahan jahe. (Foto: Pexels)

Tingkatkan Imun Tubuh, Kamu Pilih Jahe Merah atau Jahe Emprit?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Selama masa pandemi Covid-19 yang melanda hingga sekarang, warga banyak mengolah minuman herbal untuk penambah imun tubuh. Salah satunya yang berbahan dasar jahe. Tahukah Anda jika di Indonesia ada 3 jenis jahe, yakni jahe merah, jahe emprit, dan jahe gajah. Lalu dari ketiga jenis jahe itu manakah yang lebih tepat sebagai minuman herbal penambah imun di masa pandemi?

Menurut dosen prodi gizi Unusa Endah Budi Permana Putri, ketiga jenis jahe tersebut memiliki kandungan zat yang sama, yakni karbohidrat, serat, protein, mineral seperti zat besi dan potasium, serta vitamin seperti vitamin C.

You might also like

Tips merawat HP Vivo.

Tips Merawat HP Vivo agar Tetap Lancar dan Awet Digunakan Bertahun-tahun

21/07/2026 5:15 PM
Kucing

Kucing Tiba-Tiba Buang Air Sembarangan? Ini 8 Hal yang Bisa Menjadi Penyebabnya

20/07/2026 11:00 AM

“Yang nampak berbeda dari kandungan zat dari ketiga jenis jahe tersebut berada pada kandungan minyak atsirinya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Minyak atsiri, dia melanjutkan, berpotensi sebagai antioksidan dan antiinflamasi yang ampuh untuk menangkal radikal bebas sehingga dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Untuk kandungan minyak atsiri pada ketiga jenis jahe tersebut masing-masing 0,82-1,66% untuk jahe gajah, 1,5-3,5% untuk jahe emprit, dan 2,6-3,9% untuk jahe merah.

“Jadi yang paling besar kandungan minyak atsirinya adalah jahe merah,” imbuh Endah.

Karena kandungan minyak atsirinya lebih banyak, Endah mengatakan, maka jahe merah lebih bermanfaat meningkatkan sistem imun tubuh.

Selain itu, 3 jenis jahe tersebut juga mengandung senyawa bersifat antioksidan berupa oleoresin sekitar 4,0% – 7,5%. Di antaranya, gingerol dan shogaol. Kedua senyawa ini yang memberikan rasa pedas dalam jahe.

“Gingerol dan shogaol inilah yang membuat jahe terasa pedas. Dan dari ketiga jenis itu, jahe emprit yang kandungan gingerol maupun shogaol-nya paling banyak. Itu kenapa jahe emprit ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masak, meski ada juga yang mengolahnya sebagai minuman herbal. Kalau jahe gajah biasanya diolah sebagai manisan dan asinan,” jelas Endah.

Dia mengungkapkan, baik jahe merah maupun jahe emprit (biasa) mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang ampuh untuk menangkal radikal bebas sehingga dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Selain itu, senyawa dalam jahe juga bersifat sebagai imunomodulator, yaitu suatu zat biologis di mana zat ini dapat merangsang untuk memodulasi terhadap kekebalan atau imunitas tubuh.

Cara kerja imunomodulator yaitu mengembalikan fungsi sistem imun yang terganggu (imunrestorasi), memperbaiki fungsi sitem imun (imunostimulasi), dan menekan respons imun (imunosupresi).

“Kalau ditanya mana yang lebih baik jika dimanfaatkan sebagai obat herbal, tentunya jahe merah karena kandungan minyak atsirinya lebih banyak dibanding jahe biasa,” ujarnya.

Agar kandungan zat dalam jahe tak berkurang atau malah rusak, Endah menyarankan agar diolah dengan air hangat.

“Kalau airnya terlalu panas bisa merusak kandungan zat yang dimiliki jahe. Misalnya vitamin C kan bisa rusak kalau terkena air panas, jadi cukup air hangat saja,” simpulnya. (rur)

 

Sumber Artikel: Berita Anak Surabaya (Basra)

Tags: Jahe empritJahe gajahJahe merahManfaat jaheMinuman herbal
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tips merawat HP Vivo.

Tips Merawat HP Vivo agar Tetap Lancar dan Awet Digunakan Bertahun-tahun

by Dwi Linda
21/07/2026 5:15 PM
0

Tugujatim.id – Kamu pengguna Vivo yang ingin perangkatnya tetap responsif meski telah digunakan selama bertahun-tahun? Ini Tugu Jatim kasih tips...

Kucing

Kucing Tiba-Tiba Buang Air Sembarangan? Ini 8 Hal yang Bisa Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 11:00 AM
0

Tugujatim.id - Kucing yang biasanya selalu buang air di litter box terkadang bisa tiba-tiba pipis atau buang air besar di lantai,...

Teknik Feynman

Sering Kesulitan Memahami Materi? Coba 7 Langkah Belajar dengan Teknik Feynman

by Mochamad Abdurrochim
13/07/2026 8:26 AM
0

Tugujatim.id – Bagi sebagian pelajar maupun mahasiswa, memahami materi pelajaran tidak selalu cukup hanya dengan membaca berulang kali. Meski sudah...

Charger HP Cepat Rusak

Kenapa Charger HP Cepat Rusak? Ini 11 Kebiasaan yang Sering Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 12:00 PM
0

Tugujatim.id - Charger HP yang cepat rusak sering kali membuat proses pengisian daya menjadi terganggu dan memaksa pengguna membeli charger...

Next Post
Posko PPKM di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, ini tak luput dari terjangan banjir pada Selasa (19/10/2021). (Foto: BPBD Kota Malang/Tugu Jatim)

Hujan Lebat, 230 Rumah di Kota Malang Terendam Banjir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID