• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Para peserta kursus bahasa Jepang secara daring bagi WNI di Jepang, yang digelar UM, Sabtu (13/11/2021).(Foto: Dokumen)

Para peserta kursus bahasa Jepang secara daring bagi WNI di Jepang, yang digelar UM, Sabtu (13/11/2021).(Foto: Dokumen)

Gratis! UM Gelar Kursus Bahasa Jepang secara Daring untuk WNI di Jepang

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) secara resmi menutup program pengabdian kepada masyarakat dengan menggelar kursus bahasa Jepang secara daring bagi warga negara Indonesia (WNI) di Jepang, Sabtu (13/11/2021). Latar belakangnya karena banyaknya jumlah pekerja Indonesia di Jepang yang mencapai 41.586 orang atau mencapai 2,8% dari total jumlah pekerja asing di Jepang.

Bahkan, jumlah mahasiswa Indonesia mencapai angka kisaran 5.000 orang. Dari angka tersebut, sebagian memboyong keluarganya untuk ikut ke sana. Biasanya pekerja dan mahasiswa di Jepang telah dibekali pendidikan bahasa Jepang di Indonesia atau mengikuti kursus bahasa Jepang yang disediakan oleh universitas-universitas di Jepang maupun lembaga-lembaga pendidikan bahasa.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Namun, berbeda halnya dengan keluarga yang diboyong ke Jepang. Biasanya mereka tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang. Jadi, sebagian besar mereka belajar secara otodidak atau mengikuti kursus bahasa Jepang dasar yang biasanya diselenggarakan di balai kota setempat.

Sering kali keluarga pekerja dan mahasiswa Indonesia tidak dapat mengikuti kursus tersebut dengan intensif, terutama karena keterbatasan jarak dan waktu. Mereka harus selalu bergantung pada anggota keluarga yang memiliki kemampuan bahasa Jepang. Ditambah lagi, pandemi Covid-19 semakin menyulitkan keluarga pekerja dan mahasiswa Indonesia mengakses pelajaran bahasa Jepang. Karena itu, diperlukan solusi untuk memudahkan WNI di Jepang untuk mempelajari bahasa Jepang.

Karena alasan itulah, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LP2M-UM) mengadakan kegiatan kursus bahasa Jepang secara daring secara gratis bagi WNI di Jepang dan atau WNI yang akan berangkat ke sana bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPIJ). Kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi WNI, terutama keluarga mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Jepang, untuk mempelajari bahasa Jepang melalui kursus daring.

UM menggelar kursus bahasa Jepang secara daring bagi WNI di Jepang, Sabtu (13/11/2021).(Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
UM menggelar kursus bahasa Jepang secara daring bagi WNI di Jepang, Sabtu (13/11/2021).(Foto: Dokumen)

Kegiatan pelatihan bahasa dan budaya Jepang dapat meningkatkan keberanian di dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang. Kegiatan yang dimulai pada Juni ini telah dilaksanakan rutin selama 24 kali pertemuan. Untuk keperluan kegiatan ini, LP2M-UM juga melibatkan pengajar bahasa Jepang dari Universitas Kirirom Kamboja, yaitu Ibu Dwinda Nafisah.

Kegiatan ini pun secara resmi ditutup oleh Ketua Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPIJ) yaitu Daffa Sean Adinegoro pada Sabtu (13/11/2021). Daffa berharap agar kegiatan kursus ini dapat dilanjutkan pada tahun mendatang.

“Kami akan mendukung kegiatan ini jika dilaksanakan kembali karena animo peserta yang sangat bagus,” ungkap Daffa.

Sebelumnya dukungan yang sama diungkapkan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo Prof Dr Ir Yusli Wardiatno MSc pada saat acara pembukaan pada 31 Mei 2021. Pada kesempatan tersebut, Yusli menyatakan dukungan dan harapannya agar kegiatan ini dapat diperluas sehingga dapat meningkatkan penguasaan bahasa Jepang bagi WNI yang tinggal di Jepang.

Untuk diketahui, kegiatan ini diberi judul “Survival Nihon-Go Course” karena materi yang diajarkan merupakan materi percakapan sehari-hari. Kegiatan ini ternyata sangat disambut antusias oleh WNI di sana. Kegiatan ini diikuti oleh 80 orang WNI yang berada di Jepang atau yang akan segera berangkat ke Jepang yang merupakan hasil penyaringan dari 219 pendaftar.

Untuk pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pemagang, hingga ibu rumah tangga yang menemani suaminya di Jepang. Setiap minggunya, kegiatan ini rata-rata dihadiri 40 peserta.

Salah satu peserta bernama Neni, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Mie Prefektur, mengatakan, merasakan manfaat dari kursus ini. Dia kini merasa lebih percaya diri menyapa tetangga warga Jepang.

Sementara itu, peserta lain bernama Artha yang tinggal di Osaka, juga merasakan manfaat dari kursus ini. Meski dia sudah tinggal belasan tahun di Jepang, tapi belum pernah belajar bahasa Jepang secara terstruktur melalui kursus.

“Kegiatan ini sangat membantu saya untuk lebih lancar lagi belajar bahasa Jepang dan bisa berkomunikasi lebih baik lagi dengan anak,” ujarnya.

 

Tags: JepangKampus UMKursus bahasa JepangLP2M UMpengabdian masyarakatUMWNI
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Brian Prasetya Wijaya, difabel asal Kota Kediri, ini sukses menjadi pengusaha cairan pembersih merek "Sun Floor". (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Brian Prasetya Wijaya, Pengusaha Difabel asal Kediri Beromzet Rp 10 Juta Per Bulan dari Usaha Cairan Pembersih

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID