• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kartu vaksin.

Kartu vaksin. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Kartu Vaksin Jadi Syarat dapat Pelayanan Publik di Bojonegoro

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerapkan syarat penggunaan kartu vaksin untuk masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan publik. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat vaksinasi di Bojonegoro.

Aturan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Bupati Bojonegoro yang berisi 4 poin, di antaranya masyarakat yang ingin mendapat pelayanan publik wajib menunjukkan bukti vaksin.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Kedua bagi masyarakat yang sudah ditetapkan sebagai sasaran vaksin akan tetapi tidak melakukan vaksin maka akan dikenakan sanksi administrasi.

Point ke-3 ditujukan kepada kepala OPD penyelenggara pelayanan publik untuk melaksanakan ketentuan dalam SE, dan terakhir bagi masyarakat yang tidak bisa melakukan vaksinasi karena alasan tertentu harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

Kepala Bidang Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Triguno Sudjono Prio mengungkapkan bahwa penetapan peraturan kartu vaksin tersebut sudah berjalan dari tanggal dikeluarkannya Surat Edaran Bupati Bojonegoro.

“Sudah berlaku sejak dikeluarkan SE pada 22 November 2021 kemaren,” jelasnya.

Mau Tak Mau, Masyarakat Harus Vaksin

Dengan adanya peraturan kartu vaksin tersebut membuat masyarakat mau tak mau harus melakukan vaksinasi jika ingin mendapat pelayanan publik dari Pemkab Bojonegoro.

Seperti yang diungkap warga Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

“Pas saya mau mengurus Kartu Keluarga di kantor kecamatan, kaget ditanya kartu vaksin, karena kan belum vaksin. Tapi saat itu tetap dilayani, tapi petugas meminta saya untuk melakukan vaksin,” kata ibu rumah tangga yang tak mau disebutkan namanya itu.

Namun, karena harus mengurus beberapa dokumen, dia akhirnya melakukan vaksinasi.

“Soalnya saya gak hanya ngurus KK tapi KTP dan Akta Kelahiran juga dan tidak bisa diurus sekaligus, harus satu per satu, jadi mau tidak mau harus vaksin, demi kelancaran dan kelengkapan dokumen keluarga,” ujarnya.

Sebelumnya ibu dua anak tersebut masih belum yakin dan ragu untuk melakukan vaksinasi, dikarenakan khawatir terhadap efek samping yang mungkin terjadi. Terlebih, dia harus memberi ASI kepada anak ke duanya. Namun akhirnya memilih untuk tetap melakukan vaksin.

Tags: Kabar Terbaru Bojonegorokartu vaksinPelayanan Pemkab BojonegoroVaksinasi Bojonegoro
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Gerbang depan SMA Selamat Pagi Indonesia di Kota Batu.

Kasus SMA SPI, Pembentukan Tim Investigasi Tunggu Keputusan Wali Kota Batu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID