• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Wisata Cheng Ho. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Suasana pedagang asongan yang sedang berjualan di Pasar Wisata Cheng Ho. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Ironis! Pedagang Asongan di Pasar Wisata Cheng Ho Dipalak Oknum untuk Bayar Iuran Preman

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sejumlah pedagang asongan mengeluhkan iuran paksa untuk bisa berjualan di Pasar Wisata Cheng Ho, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Diduga beberapa oknum dari Paguyupan Pasar Wisata Cheng Ho memanfaatkan kondisi para pedagang yang tidak punya kios itu untuk membayar jatah preman setiap harinya.

Berdasarkan info dari pedagang, setiap hari mereka yang tidak memiliki kios bakal ditarik iuran yang cukup mahal.
Ironisnya, iuran tersebut diduga justru masuk ke kantong pribadi oknum karena tidak punya dasar hukum atau aturan resmi dari pemerintah daerah atau Diskoperindag Kabupaten Pasuruan.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

“Setiap hari kami dipaksa bayar iuran sampai Rp 50 ribu agar bisa jualan di sini,” keluh seorang pedagang yang enggan namanya disebutkan pada Kamis (09/12/2021).

Menurut dia, iuran tersebut berdalih untuk bayar restribusi kebersihan, keamanan, dan air. Anehnya, nominal penarikan iuran ini berbeda-beda antara pedagang asongan satu dengan yang lain.

“Kalau pedagang asongan musiman misal jualan durian Rp 50 ribu, tapi kalau yang netap seperti jualan mainan anak, warung kopi, dan yang lain per bulan bayar Rp 150 ribu,” imbuhnya.

Dia mengatakan, sebenarnya banyak pedagang asongan yang mengeluhkan mahalnya biaya iuran yng harus dibayar, baik harian atau bulanan. Namun apa daya, mereka masih butuh tempat untuk mencari nafkah. Meski terasa berat mereka tetap harus membayar.

“Ya gimana lagi, kalau tidak jualan malah gak bisa makan,” ungkapnya.

Karena itu, para pedagang mengharapkan pemerintah daerah dan diskoperindag bisa segera menangai permasalah tersebut. Utamanya untuk mencegah terjadinya pungutan liar yang dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Wisata Cheng Ho, Khoiron membahtah adanya tuduhan pungutan liar kepada para pedagang. Menurutnya pihak paguyuban tidak pernah melakukan penarikan iuran baik pada pedagang asongan maupun pedagang musiman.
“Kalaupun memang benar ada yang narik, saya pingin tau siapa nama orangnya , ” jawabnya singkat.

Tags: Diskoperindag Kabupaten PasuruanKabupaten PasuruanKabupaten Pasuruan hari iniPasar Wisata Cheng HoPasar Wisata Cheng Ho PasuruanPasuruan hari iniPasuruan terkiniPremanisme di Pasar Wisata Cheng Ho
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Arumi Bachsin Emil Dardak menyerahkan penghargaan pada Lulis Irsyad Yusuf, Ketua Forikan Kabupaten Pasuruan.

Galakkan Gemarikan, Forikan Kabupaten Pasuruan Terima Penghargaan Terbaik se-Jawa Timur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID