• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Wisata Cheng Ho. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Suasana pedagang asongan yang sedang berjualan di Pasar Wisata Cheng Ho. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Ironis! Pedagang Asongan di Pasar Wisata Cheng Ho Dipalak Oknum untuk Bayar Iuran Preman

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sejumlah pedagang asongan mengeluhkan iuran paksa untuk bisa berjualan di Pasar Wisata Cheng Ho, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Diduga beberapa oknum dari Paguyupan Pasar Wisata Cheng Ho memanfaatkan kondisi para pedagang yang tidak punya kios itu untuk membayar jatah preman setiap harinya.

Berdasarkan info dari pedagang, setiap hari mereka yang tidak memiliki kios bakal ditarik iuran yang cukup mahal.
Ironisnya, iuran tersebut diduga justru masuk ke kantong pribadi oknum karena tidak punya dasar hukum atau aturan resmi dari pemerintah daerah atau Diskoperindag Kabupaten Pasuruan.

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM

“Setiap hari kami dipaksa bayar iuran sampai Rp 50 ribu agar bisa jualan di sini,” keluh seorang pedagang yang enggan namanya disebutkan pada Kamis (09/12/2021).

Menurut dia, iuran tersebut berdalih untuk bayar restribusi kebersihan, keamanan, dan air. Anehnya, nominal penarikan iuran ini berbeda-beda antara pedagang asongan satu dengan yang lain.

“Kalau pedagang asongan musiman misal jualan durian Rp 50 ribu, tapi kalau yang netap seperti jualan mainan anak, warung kopi, dan yang lain per bulan bayar Rp 150 ribu,” imbuhnya.

Dia mengatakan, sebenarnya banyak pedagang asongan yang mengeluhkan mahalnya biaya iuran yng harus dibayar, baik harian atau bulanan. Namun apa daya, mereka masih butuh tempat untuk mencari nafkah. Meski terasa berat mereka tetap harus membayar.

“Ya gimana lagi, kalau tidak jualan malah gak bisa makan,” ungkapnya.

Karena itu, para pedagang mengharapkan pemerintah daerah dan diskoperindag bisa segera menangai permasalah tersebut. Utamanya untuk mencegah terjadinya pungutan liar yang dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Wisata Cheng Ho, Khoiron membahtah adanya tuduhan pungutan liar kepada para pedagang. Menurutnya pihak paguyuban tidak pernah melakukan penarikan iuran baik pada pedagang asongan maupun pedagang musiman.
“Kalaupun memang benar ada yang narik, saya pingin tau siapa nama orangnya , ” jawabnya singkat.

Tags: Diskoperindag Kabupaten PasuruanKabupaten PasuruanKabupaten Pasuruan hari iniPasar Wisata Cheng HoPasar Wisata Cheng Ho PasuruanPasuruan hari iniPasuruan terkiniPremanisme di Pasar Wisata Cheng Ho
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
Arumi Bachsin Emil Dardak menyerahkan penghargaan pada Lulis Irsyad Yusuf, Ketua Forikan Kabupaten Pasuruan.

Galakkan Gemarikan, Forikan Kabupaten Pasuruan Terima Penghargaan Terbaik se-Jawa Timur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID