• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga cabai. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Isnaini, pedagang cabai dan sayur di Pasar Klojen Kota Malang menanti pembeli. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Harga Cabai di Kota Malang Makin Melejit hingga Rp 100 Ribu Per Kilo, Pedagang Kian Menjerit

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Harga cabai rawit eceran di Kota Malang makin ugal-ugalan. Sebab, harganya naik cukup drastis. Memasuki pertengahan Desember 2021 ini, harganya mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

“Ini cabai rawit yang kualitas biasa harganya Rp 80 ribu per kilo, kalau yang bagus Rp 100 ribu per kilo,” ujar Isnaini (51), pedagang cabai dan sayur di Pasar Klojen Kota Malang, Senin (13/12/2021).

You might also like

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

04/06/2026 12:03 PM
Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

04/06/2026 11:07 AM

Kenaikan harga tersebut membuatnya mengurangi stok jualannya. Hal itu dia lakukan karena sepinya pembeli cabai yang dia jual.

“Padahal harga cabai kemarin itu masih Rp 65 ribu, sekarang udah naik lagi. Ini cukup berpengaruh pada penjualan, jadi ya saya kurangi stoknya,” jelasnya.

Bahkan, dia juga mengatakan sudah banyak menemui pembeli yang tidak jadi membeli cabai dagangannya karena harganya yang dinilai terlalu mahal.

“Hari ini saja sudah delapan yang gak jadi beli. Ya gimana lagi harga cabai memang mahal. Saya belinya juga udah mahal, ini aja ambil untung dikit,” ucapnya.

Sementara itu, Tiamah, penjual makanan di Jalan Gajahmada Kota Malang, juga mengaku tidak jadi membeli untuk pelengkap masakannya karena harga cabai mencapai Rp 100 ribu.

“Ya gak jadi beli tadi, harganya aja Rp 100 ribu, gak cukup uangnya. Kalau gini terus sambal ya gak pedas, gimana lagi cabainya mahal,” ujarnya.

 

Tags: Berita cabai terkiniBerita Kota MalangBerita Kota Malang hari iniCabai di Malangharga cabaiHarga cabai di Kota Malang naikharga cabai rawitKota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Next Post
Dr Aqua. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Dr Aqua dan Savero Dwipayana Mengingatkan: Setiap Manusia agar Selalu Bersyukur dan Berbagi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID