BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemkab Bojonegoro telah memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun sejak 16 Desember lalu dengan menargetkan sebanyak 105.599 anak yang tervaksin.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Bojonegoro Triguno Sudjono Prio mengatakan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah dilakukan 4 hari terhitung mulai 16 Desember 2021. Saat dikonfirmasi, Triguno menyebut akan melakukan vaksinasi kepada 105.599 anak di Bojonegoro.
Sementara untuk saat ini sudah dilakukan vaksinasi anak dosis pertama dilakukan sejumlah 3.106.
“Sudah dimulai dari Kamis (16/12/2021) dan sekarang sudah tervaksin 3.106 anak,” ujar Triguno melalui pesan singkat pada Senin (20/12/2021).
Dia melanjutkan, capaian vaksinasi tersebut menyasar terutama untuk anak-anak sekolah. Untuk jenis vaksin yang diberikan kepada anak 6-11 tahun, Triguno menyebut menggunakan vaksin jenis sinovac.
Pemberian vaksin Covid-19 harus memperhatikan beberapa syarat, seperti yang direkomendasikan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Di antaranya, merekomendasikan anak dengan penyakit kormobid seperti kondisi kronis yang stabil boleh mendapat vaksin setelah mendapat rekomendasi dari dokter yang merawatnya.
Menurut IDAI, anak-anak tersebut mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi jika terinfeksi Covid-19. Selain itu, anak yang telah sembuh dari Covid-19, termasuk yang mengalami long Covid-19, perlu menerima vaksin virus corona.
Namun pada anak yang menderita Covid-19 derajat berat atau MIS-C (Multi System Inflammantory Syndrome in Children), maka pemberian vaksinasi perlu ditunda tiga bulan. Adapun mereka yang mengalami derajat ringan hingga sedang dapat ditunda sebulan.
Selanjutnya, anak dengan kebutuhan khusus, anak dengan gangguan perkembangan dan perilaku, dan anak di panti asuhan/perlindungan perlu mendapat vaksinasi Covid-19 melalui pendekatan khusus untuk pelaksanaannya. Untuk jarak pemberian vaksin Covid-19 dosis pertama dengan dosis selajutnya yaitu minimal dua minggu.







