• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penghapusan PR. (Foto: Dispendik Kabupaten Pasuruan/Tugu Jatim)

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Pasuruan. (Foto: Dispendik Kabupaten Pasuruan)

Wacana Penghapusan PR untuk Siswa di Kabupaten Pasuruan Kembali Mencuat

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Wacana penghapusan PR (pekerjaan rumah) untuk pelajar di Kabupaten Pasuruan kembali muncuat. Kali ini perwakilan Dewan Pendidikan Kabupaten Pasuruan mengusulkan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasuruan menghapus kebijakan tugas dan PR untuk siswa. Beban PR dari guru dinilai meningkatkan angka stres para siswa saat pandemi Covid-19.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pasuruan Zainal Abidin mengungkapkan, PR yang menumpuk sekaligus dari beberapa guru akan membebani para siswa. Dia melanjutkan, mereka jadi kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

“Kalau dibebani PR di rumah, kapan mereka punya waktu sosialisasi dengan teman dan keluarganya. Kami usulkan agar dilakukan penghapusan PR,” ujar Zainal saat dikonfirmasi Sabtu (01/01/2022).

Zainal menambahkan, beban para siswa juga bertambah seiring kebijakan wajib madin (madrasah diniyah) di Kabupaten Pasuruan. Kebijakan ini mewajibkan para siswa menempuh pendidikan berbasis agama, seperti mengaji. Karena itu, wacana penghapusan PR dipandang bukan menjadikan siswa semakin malas, tapi menjaga kesehatan mental mereka agar tidak stres.

“Mereka kan tidak cuma menempuh pendidikan umum, tapi juga pendidikan agama. Kalau kebanyakan tugas rumah, kasihan. Bisa stres dan kecapekan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Kabupaten Pasuruan Sholikin tidak bisa mengabulkan usulan tersebut. Menurut dia, PR sudah masuk sebagai bagian dari kurikulum pendidikan selama bertahun-tahun. Karena itu, wacana penghapusan PR tidak serta merta bisa dilaksanakan.

“Tugas-tugas di rumah itu sudah jadi bagian kurikulum,” tegasnya.

Sholikin berpendapat jika guru memberikan PR bukannya tanpa alasan, tapi melatih siswa agar mampu belajar mandiri saat rumah.

“Kalau misalnya ada guru yang cuma memberi tugas rumah tanpa diberi materi, itu yang salah. Kalau ada yang seperti itu, akan kami lakukan pembinaan,” ujarnya.

Tags: Berita penghapusan PRBerita terkiniKabupaten PasuruanPasuruan hari iniPekerjaan rumahpelajarPenghapusan PRsiswaWacana penghapusan PR untuk siswa
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Kampung tumo. (Foto: Kominfo Bojonegoro/Tugu Jatim)

Kampung Tumo, Tempat Sekolah Pramugari dan Wisata Edukasi di Bojonegoro

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID