• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Jemaat tengah ibadah di Klenteng Eng An Kiong Kota Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Perayaan Imlek Terbatas ala Klenteng Eng An Kiong Kota Malang di Tengah Pandemi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini masih di tengah pandemi Covid-19. Karena itu, Klenteng Eng An Kiong Kota Malang merayakannya secara terbatas. Bahkan, hanya 30 jemaat saja yang diperbolehkan ibadah Imlek di Klenteng Eng An Kiong, Selasa (01/02/2022). Seperti apakah pelaksanaannya?

Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Jemaat tetap khidmat ibadah di Klenteng Eng An Kiong meski dilakukan secara terbatas. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Ya, berbagai ornamen khas Imlek menghiasi Klenteng Eng An Kiong. Mulai dari lampion hingga lilin-lilin berbagai ukuran menyala di sudut-sudut klenteng. Sejak pagi, jemaat Tridharma yakni kepercayaan Tao, Tionghoa, dan Buddha mulai berdatangan serta menjalankan ibadah Imlek dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

You might also like

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

05/06/2026 7:21 PM
Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Ornamen Imlek di Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

“Ibadah kami lakukan di klenteng, tapi secara terbatas sekitar 30 orang. Ini juga undangan, kalau tak ada undangan kami tolak,” kata Wakil Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong Kota Malang Herman Subianto.

Dia mengakui, pembatasan jumlah jemaat ini terasa agak berbeda daripada sebelum pandemi Covid-19. Meski begitu, dia mengatakan, pembatasan kali ini tidak mengurangi sedikit pun makna ibadah yang digelar.

Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Salah satu prosesi penyalaan lilin saat Imlek. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

“Imlek tahun ini doa khusus yang kami lantunkan agar negara kita ini terhindar dari bencana alam dan malapetaka. Selain itu, juga berdoa agar Covid-19 segera berlalu,” jelasnya.

Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Klenteng Eng An Kiong dijaga ketat petugas dan tak ada atraksi barongsai. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Sementara itu, dia juga menjelaskan, perayaan Imlek tahun ini tak ada atraksi barongsai, potehi, hingga cap gomeh. Dia menyebutkan, perayaan tersebut memang sudah biasa dilakukan sejak nenek moyang umat Tridharma ada.

Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Jemaat harus menerapkan prokes saat masuk ke Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

“Mulai nenek moyang kami, bahkan meski bukan umat Tridharma, umat lain juga merayakan. Misal Katolik dan Kristen yang memiliki nenek moyang Tionghoa,” ucapnya.

Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Ornamen lampion menghiasi Klenteng Eng An Kiong. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Dia menjelaskan, umat Tridharma sudah ada sejak 2500 tahun yang lalu. Umat Tridharma yang terdiri dari kepercayaan Tao, Tionghoa, dan Buddha ini terus menjaga nilai toleransi dan tradisi.

Tags: Berita Kota Malang hari iniHari Raya ImlekHari Raya Imlek 2573ImlekImlek di Klenteng Eng An KiongKlenteng Eng An KiongKlenteng Eng An Kiong Kota MalangKota MalangPerayaan ImlekTahun Baru Imlek
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Next Post
Pelatih Persik Kediri, Javier Roca, memberi arahan pada para pemain.

Hadapi PSS Sleman, Pelatih Persik Kediri Waspadai Strategi Lawan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID