• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Museum Brawijaya Kota Malang tampak dari depan.

Museum Brawijaya Kota Malang tampak dari depan. (Foto: Darfin/Devina/Tugu Jatim)

Senjata Tertua di Museum Brawijaya Kota Malang Milik Jenderal Sudirman

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in Uncategorized
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Museum Brawijaya yang berada di Kecamatan Klojen, Kota Malang memiliki sejarah perjuangan yang penting bagi bangsa Indonesia. Di tempat ini terdapat berbagai macam senjata perang dan benda-benda milik para pejuang di zaman dulu. Semua alat itu tersimpan rapi sehingga bisa menjadi edukasi bagi kaum milenial saat ini.

Letda Arh. Supriono, Kepala Museum Brawijaya, menyampaikan senjata paling lama yang berada di Museum itu berupa peralatan dari Jenderal Sudirman ketika datang ke Malang untuk melakukan kunjungan dan melihat kondisi para laskar yang berada di daerah Jawa Timur.

You might also like

Jawa Timur

Kabut Udara Dominan di Jawa Timur, Potensi Gangguan Aktivitas Pagi Perlu Diwaspadai

22/06/2026 9:53 AM
Blitar

Eks Direktur BPR Kota Blitar Jadi Tersangka Korupsi Kredit Musiman, Rugikan Negara Ratusan Juta

20/05/2026 7:17 PM

“Ada berbagai macam senjata mulai dari samurai, ada juga baju-baju yang digunakan beliau (Jenderal Sudirman) kemudian fasilitas tempat beristirahat,” ucapnya ketika ditemui di tempat kerjanya, Senin, (7/2/2022).

Selain itu, di Museum Brawijaya juga menyimpan barang rampasan Agresi Militer II pada tahun 1948, termasuk sofa yang dijadikan sebagai tempat perundingan ketika Perjanjian Renville.

Letda Arh. Supriono, Kepala Museum Brawijaya, saat ditemui di tempat kerjanya
Letda Arh. Supriono, Kepala Museum Brawijaya, saat ditemui di tempat kerjanya. (Foto: Darfin/Devina/Tugu Jatim)

Kemudian, tepat di pinggir Jalan Raya Ijen Kota Malang, terdapat senjata penangkis serangan udara tank yang digunakan Jepang dan Meriam Si Buang pada tahun 1947 yang digunakan tentara pelajar di Indonesia tepatnya di Jalan Salak.

Letda Supriono menlanjutkan terdapat 1.230 peralatan yang dijadikan koleksi di Museum Brawijaya, yang merupakan alat pribadi para pejuang dan pejabat zaman dulu serta pemberian keluarga sebagai wujud penyerahan.

Penempatan alat yang berada di Museum Brawijaya ini dibagi menjadi dua bagian. Ruang pamer satu berisikan peralatan dari tahun 1945-1948 sebagai sejarah pada zaman perjuangan. Sedangkan, ruang pamer dua berisikan peralatan mulai dari tahun 1950-sekarang yang merupakan zaman kemerdekaan.

“Untuk penempatan alat memang tidak bisa sembarangan, karena berkaitan dengan sejarah seperti ruang pamer dua yang menceritakan pasukan kodam V ketika melaksanakan penugasan dan di mana penugasannya termasuk penumpasan PKI tahun 1967-1968 di Blitar selatan,” tuturnya.

Museum Brawijaya dikelola oleh Kodam V sendiri yang peralatannya selalu dibersihkan secara berkala dengan menggunakan anggaran yang berasal dari pemerintah dan dana yang ada.

Pengunjung di Museum Brawijaya rata-rata berasal dari kalangan pelajar maupun mahasiswa yang bertujuan untuk mempelajari sejarah dari masa penjajahan, perjuangan, hingga kemerdekaan.

Letda Supriono menambahkan di saat pandemi Museum Brawijaya memberikan kapasitas 100 orang untuk berkunjung ke tempat itu.

“Tentunya kita juga menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dan jika ada pengunjung yang melebihi 100 orang maka akan dibagi dua yaitu pagi dan siang sehingga tidak melebihi kapasitas yang telah kami tentukan,” tutupnya.

Tags: Jenderal SudirmanKota MalangMuseum BrawijayaSenjata Tertua
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Jawa Timur

Kabut Udara Dominan di Jawa Timur, Potensi Gangguan Aktivitas Pagi Perlu Diwaspadai

by Mochamad Abdurrochim
22/06/2026 9:53 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (22/06/2026) didominasi kondisi udara kabur di sejumlah wilayah, terutama di bagian selatan...

Blitar

Eks Direktur BPR Kota Blitar Jadi Tersangka Korupsi Kredit Musiman, Rugikan Negara Ratusan Juta

by Mochamad Abdurrochim
20/05/2026 7:17 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Blitar menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor)...

Cuaca Jatim

Cuaca Jatim Hari Ini Didominasi Berawan dan Hujan Ringan

by Mochamad Abdurrochim
14/05/2026 6:13 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jatim Kamis (14/05/2026) didominasi kondisi berawan dengan suhu rata-rata 22-32°C di sebagian besar wilayah. Hanya Lumajang,...

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Diserbu Penonton, Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Putar Lebih Awal di 40 Kota

by Mochamad Abdurrochim
11/05/2026 12:16 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan diserbu penonton saat program persembahan awal atau “Nonton Duluan”...

Next Post
Mahasiswa Timur Leste

Cerita Mahasiswa Timor Leste Memilih Kuliah di Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID