• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Siswa SMP dan SMA Muhammadiyah Tuban membagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu, Kamis (17/2/2022).

Siswa SMP dan SMA Muhammadiyah Tuban membagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu, Kamis (17/2/2022). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Minyak Goreng Masih Langka, Siswa SMP dan SMA Muhammadiyah 1 Tuban Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Distribusi minyak goreng bersubsidi pemerintah seharga Rp 14 ribu per liter masih menuai masalah. Barang subsidi itu belum sampai ke masyarakat pedesaan, termasuk ke warga di Kabupaten Tuban. Hal ini membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan kebutuhan tersebut.

Terpantau harga minyak goreng di toko dan kios masih di kisaran Rp 20 ribu per liternya. Itupun stoknya terbatas. Kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat, lebih-lebih mereka yang kurang mampu.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Menyikapi hal tersebut, sejumlah siswa dari SMP dan SMA 1 Muhammadiyah Kabupaten Tuban menggelar bakti sosial dengan membagikan minyak goreng dan sembako untuk warga kurang mampu.

Bakti sosial ini salah satunya digelar di Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Kamis (17/2/2022).

Para siswa didampingi dewan guru mendatangi satu-persatu rumah warga kurang mampu. Warga yang sebelumnya telah didata ini mendapatkan bantuan minyak goreng 1 liter, beras, gula dan mie instan.

09cae25b 0e39 4975 95d6 7f04bcdf8174
Salah seorang siswa membagikan sembako. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

“Alhamdulillah, semoga kebaikan yang dilakukan. Dibalas dengan catatan oleh gusti Allah,” kata Rusmiah salah satu warga yang menerima paket sembako itu.

Dia mengaku senang karena saat ini harga minyak goreng mahal. Kegiatan bakti sosial ini merupakan agenda rutin yang digelar di sekitar sekolah tersebut. Namun, saat ini baksos dilakukan di kawasan pedesaan. Hal ini setelah melihat warga desa banyak yang terdampak perekonomiannya akibat pandemi Covid-19.

“Akibat pandemi, perekonomian menurun, mereka juga terdampak mahal dan langkanya minyak goreng di pasaran,” terang Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Tuban, Tis Atin.

Pihaknya berharap bakti sosial yang dilakukan itu  bisa sedikit mengurangi beban warga yang membutuhkan.

“Semoga bisa rutin. Dan bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya.

Tags: Kabupaten TubanMinyak gorengSMA Muhammadiyah TubanSMP Muhammadiyah Tuban
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Alun-alun Kota Batu sebagai salah satu lokasi wisata masih buka untuk umum.

Masuk PPKM Level 3, Pariwisata Kota Batu Tetap Buka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID