• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi data yang dimasukkan oleh tenaga faskes akan masuk dalam aplikasi PeduliLindungi.

Ilustrasi data yang dimasukkan oleh tenaga faskes akan masuk dalam aplikasi PeduliLindungi. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Cegah Jual-Beli Sertifikat Vaksin Fiktif, Dinkes Kota Kediri Perketat Pengawasan

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Kasus sertifikat vaksin fiktif yang beredar di Kota Kediri mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat agar tidak terulang kembali. Untuk itu, pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memperketat pengawasan dalam memasukkan data warga yang sudah divaksin. Terlebih lagi, sertifikat vaksin menjadi syarat di sejumlah kegiatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr Fauzan Adima, membenarkan kasus pemalsuan tersebut terjadi di wilayah tugasnya. Dia mengatakan pemerikasaan dugaan sertifikat fiktif itu masih berlangsung di Inspektorat untuk mengungkap detailnya.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Saat ini kasusnya sudah ditangangi oleh Inspektorat Pemerinatan Kota Kediri,” ungkapnya.

Fauzan mengungkapkan dengan adanya kejadian ini, pihaknya memperketat pengawasan pada fasilitas kesehatan (Faskes) yang dijadikan sebagai tempat vaksinasi.

Pengelolaan dalam memasukkan data harus hati-hati. Kemudian, dia juga mewanti-wanti para pemimpin Faskes untuk tidak sembarangan memberikan kata sandi kepada orang lain. Selain itu, username dan pasword diperketat untuk terus diganti secara berkala.

“Saya sudah perintahkan semua pimpinan Faskes harus melakukan monetoring dan evaluasi (Monev) terhadap laporan dan segala aktivitas vaksinasi, jangan sembarangan memberikan pasword kepada orang, pergantian pasword dan username harus diganti,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus penerbitan sertifikat vaksin fiktif ini berawal dari laporan salah satu dokter di Kota Kediri yang menduga ada rekayasa data sertifikat vaksin Covid-19 di tempatnya bekerja di Polres Kediri Kota.

Dokter yang ikut dalam tim vaksinasi itu menduga penerbitan sertifikat fiktif tersebut pada tanggal 1 Februari 2022. Sertifikat vaksin dosis pertama itu diberikan tiga orang yang tidak melakuakan vaksinasi. Hal itu diperkuat pada tanggal tersebut tidak ada kegiatan vaksinasi yang berlokasi di rumah sakit tersebut. Saat ini kasus itu sedang dalam penyelidikan Satreskrim Polres Kediri Kota.

Tags: covid-19Dinkes KediriKota KediriSertifikat vaksin fiktif
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Angin puting beliung rusak rumah, gudang, dan kandang ternak warga di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan

Angin Puting Beliung di Pasuruan Rusak 9 Rumah, Gudang, dan 5 Kandang Ternak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID