• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jembatan Glendeng. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Komisi D DPRD Provinsi Jatim Nur Aziz saat meninjau keretakan yang terjadi di Jembatan Glendeng, penghubung Desa Kalirejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, dengan Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Selasa (01/03/2022). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Fondasi Alami Keretakan, Anggota DPRD Provinsi Jatim Pertanyakan Kepemilikan Jembatan Glendeng

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim Nur Aziz mempertanyakan kepemilikan Jembatan Glendeng yang menjadi penghubung Desa Kalirejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, dengan Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Hal itu disampaikan Nur Aziz saat meninjau Jembatan Glendeng yang mengalami keretakan fondasi jembatan pada Selasa (01/03/2022).

“Ini aset siapa, itu harus jelas. Kami cek di provinsi, ternyata tidak mempunyai aset ini dan saya kaget itu juga tidak masuk Tuban,” ungkapnya kepada Tugu Jatim ID.

You might also like

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

BB TNBTS Amankan 15 Pendaki Ilegal Gunung Semeru, Satu Orang Cedera Kaki

18/06/2026 11:28 AM
Fraksi Gerindra.

Dialog MBG Memanas, Demonstran Soraki Fraksi Gerindra Sanjung Program Prabowo 

18/06/2026 10:37 AM

Selain itu, dia juga khawatir jika tidak segera ada kejelasan kepemilikan, Jembatan Glendeng akan mati disebabkan tak ada yang membangun. Sementara itu, jembatan ini merupakan akses vital dari masyarakat sekitar karena termasuk jalur perekonomian.

“Kalau tidak ada yang ngambil, ini bahaya karena tak ada yang bangun kan kasihan. Kemarin saja ditutup beberapa waktu untuk perbaikan, masyarakat sudah kesusahan,” tuturnya.

Jembatan Glendeng. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)
Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim Nur Aziz.(Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Sehingga untuk memastikan kepemilikan, dia mengaku akan memfasilitasi pertemuan antara pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, dan Provinsi Jatim untuk membahas kepemilikan aset jembatan.

“Ini perlu duduk bersama, saya ingin mendorong ada pertemuan antara provinsi, Tuban, dan Bojonegoro. Akan saya fasilitasi dalam bulan ini, semua harus clear dan duduk bersama ini milik siapa,” jelasnya.

Aziz melanjutkan, jika memang aset tersebut diambil oleh provinsi, maka akan segera dilakukan penanganan sehingga dana perbaikan serta perawatan Jembatan Glendeng bersumber dari provinsi.

“Statusnya saat ini ibarat ada anak sudah dirumat, tapi tidak punya akta,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk kerusakan kali ini pihaknya menyerahkan kepada kontraktor karena masih dalam masa perawatan.

Untuk diketahui, Jembatan Glendeng kembali diportal setelah dibuka untuk roda empat pada Jumat (04/02/2022). Jembatan yang berdiri di atas Sungai Bengawan Solo ini mengalami keretakan pada fondasi di sisi utara, tepatnya di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Sebelumnya jembatan ini longsor dan rusak pada fondasi sisi utara sejak 3 November 2020. Akibat kejadian itu, Jembatan Glendeng ditutup total mulai 4 Desember 2020.

Selama jembatan ditutup, arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif, yaitu ke arah Ponco, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, menuju Jembatan Kaliketek, Kabupaten Bojonegoro.

Kemudian pada 6 September 2021 dilakukan perbaikan pada Jembatan Glendeng. Perbaikan selesai dan mulai bisa dilewati roda dua pada 4 Januari 2022. Satu bulan kemudian, Jembatan Glendeng mulai bisa dilewati roda empat, tepatnya pada 4 Februari 2022 dengan batas maksimal berat kendaraan yaitu 8 ton.

Namun, pada akhir Februari 2022, jembatan ini kembali retak dan dipasang portal yang melarang roda 6 dan selebihnya dilarang melintas.

Tags: berita Bojonegoro hari iniBerita keretakan Jembatan Glendeng BojonegoroDPRD Provinsi JatimFondasi Jembatan Glendeng retakJembatan GlendengPembangunan Jembatan Glendeng
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

BB TNBTS Amankan 15 Pendaki Ilegal Gunung Semeru, Satu Orang Cedera Kaki

by Dwi Linda
18/06/2026 11:28 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memastikan seluruh pendaki Gunung Semeru yang masuk melalui...

Fraksi Gerindra.

Dialog MBG Memanas, Demonstran Soraki Fraksi Gerindra Sanjung Program Prabowo 

by Dwi Linda
18/06/2026 10:37 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dialog antara perwakilan DPRD Kota Malang dengan ratusan demonstran di depan Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (17/06/2026),...

Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik.

Jam Keberangkatan Kereta Surabaya-Malang Terbaik agar Terhindar dari Kepadatan Penumpang

by Dwi Linda
18/06/2026 10:00 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik ternyata tidak selalu identik dengan jadwal paling pagi atau paling cepat sampai tujuan....

Cuaca di Jawa Timur.

Cuaca di Jawa Timur Mayoritas Cerah 18 Juni 2026, Sebagian Wilayah Muncul Kabut dan Udara Kabur

by Dwi Linda
18/06/2026 8:08 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Kamis (18/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, namun kabut dan udara...

Next Post
Tempat wisata. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

3 Minggu Ditutup Akibat Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Kediri Buka Kembali Operasional Tempat Wisata

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID