• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus stunting. (Foto: Diskominfo/Tugu Jatim)

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr Hasto Wardoyo saat menyampaikan kasus stunting di depan bupati dan wali kota se-Jawa Timur  pada Rabu (02/03/2022).(Foto: Diskominfo)

Jatim Masuk Prevalensi Kasus Stunting yang Tinggi, BKKBN Ajak Kepala Daerah Serius Menangani

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Jatim menjadi salah satu dari 12 provinsi yang diprioritaskan terkait penanganan stunting. Sebab, provinsi ini memiliki prevalensi tinggi di tanah air soal kasus stunting.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr Hasto Wardoyo menyampaikan hal itu pada acara Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN PASTI) Provinsi Jawa Timur tahun 2022, Rabu (02/03/2022). Acara ini pun diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Timur dengan menerapkan protokol kesehatan di Ballroom Vasa Hotel Surabaya.

You might also like

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

05/06/2026 7:21 PM

Hasto menambahkan, Provinsi Jatim memiliki potensi bonus demografi yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain. Unsur penting terwujudnya bonus demografi adalah memiliki keluarga muda dan sumber daya manusia berkualitas. Salah satu tantangan yang dihadapi yaitu kasus stunting.

“Kepala daerah menjadi ketua gugus tugas yang menjadi pucuk pimpinan penentu arah kebijakan percepatan penurunan kasus stunting,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, keberhasilan penurunan stunting menjadi tanggung jawab tidak hanya pemerintah, tapi juga ibu-ibu PKK, insan kesehatan, kader dan relawan, serta masyarakat.

Hasto pun menerangkan, pemerintah pusat menetapkan target nasional penurunan angka stunting yang semula 24,4 persen pada 2021, menjadi 14 persen pada 2024. Dari angka tersebut ditargetkan laju penurunan stunting per tahun sebesar 3,4 persen tiap tahunnya.

Sebagai langkah percepatan penurunan kasus stunting ditunjang melalui pelaksanaan pemantauan tumbuh kembang balita dan anak. Ke depannya, pemantauan tumbuh kembang anak melalui kegiatan posyandu dilakukan secara lebih teliti dengan mencocokkan tinggi dan berat badannya. Selain itu, juga gencar melakukan edukasi kesehatan, konsumsi makanan bergizi, maupun pembinaan nikah secara berkesinambungan.

Selain Provinsi Jawa Timur, Hasto melanjutkan, kegiatan serupa akan dilaksanakan provinsi lainnya. Tujuannya guna menyamakan persepsi dan langkah penanganan stunting. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam penurunan stunting di wilayahnya masing-masing.

“Kebijakan ini sesuai demi menyongsong Indonesia Emas tahun 2045,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan, Pemkab Tuban mendukung program pemerintah pusat maupun provinsi dalam upaya menurunkan angka stunting. Menurut dia, penurunan stunting menjadi salah satu langkah membangun indeks pembangunan masyarakat (IPM).

Kasus stunting. (Foto: Diskominfo/Tugu Jatim)
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky (dua dari kiri) bersama pejabat lainnya saat mengikuti RAN PASTI Provinsi Jawa Timur tahun 2022 pada Rabu (02/03/2022). (Foto: Diskominfo)

“Hal tersebut menjadi salah satu program Pemkab Tuban yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.

Mas Bupati, sapaan akrabnya menekankan agar seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan masyarakat, tenaga kesehatan, posyandu, dan PKK saling bersinergi memberi pemahaman tentang Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Konsumsi makanan bergizi hendaknya terus disosialisasikan kepada masyarakat, utamanya ibu-ibu.

Dengan meningkatkan kualitas kesehatan, semua mampu menyokong pengembangan sumber daya manusia.

“Mengingat fondasi pembangunan SDM salah satunya penguatan sektor kesehatan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, peningkatan kualitas SDM secara tidak langsung akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

Tags: Angka stuntingAngka Stunting di JatimAtasi stuntingBerita kasus stuntingBerita Tuban terkinijatimKasus stuntingPenanganan stuntingstuntingTuban
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Next Post
Hero Tito. (Foto: IG @herotheliontito/Tugu Jatim)

Hero Tito Meninggal Dunia, Jenazah Petinju Kelas Dunia WPBF asal Malang Ini Dikebumikan Besok

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID