• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Siti Nafiah, pengusaha sekaligus pedagang tempe saat menggelar dagangannya di Pasar Kota Bojonegoro.

Siti Nafiah, pengusaha sekaligus pedagang tempe saat menggelar dagangannya di Pasar Kota Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Harga Kedelai Terus Naik, Begini Siasat Pengusaha Tempe di Bojonegoro Agar Tidak Rugi

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Kenaikan harga kedelai terus dirasakan para pengusaha tempe di Bojonegoro. Hal ini berpotensi merugikan para pengusaha tersebut. Untuk menyiasati kerugian ini, mereka harus mengurangi sedikit ukuran tempe yang dijual dan tidak menaikkan harga.

Hal itu seperti yang dilakukan Siti Nafiah, pengusaha tempe di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Dia mengatakan kenaikan harga kedelai terjadi dalam kurun waktu 1-2 hari.

You might also like

Wanita di Blitar

Dibungkus Kondom, Wanita di Blitar Jenguk Pacar di Lapas Sambil Bawa 600 Pil Koplo di Organ Intim

21/06/2026 2:47 PM
Surabaya

Cegah Gizi Buruk Sejak Dini, Pemkot Surabaya Beri Pendampingan Anak Pra Stunting

21/06/2026 2:15 PM

“Harga kedelai terus naik, kalau sekarang hampir Rp 11.900 padahal sebelumnya Rp 11.300. Kenaikan ini terjadi biasanya satu hari naik, dua hari kemudian naik,” katanya.

Untuk menyiasati kerugian, pengusaha sekaligus pedagang tempe di Pasar Kota Bojonegoro ini harus mengurangi ukuran tempe yang dijual.

“Meski harga kedelai terus naik, tapi harga tempe tidak naik, tapi ukurannya yang dikecilkan,” sambung Siti Nafiah.

Tak hanya tempe, Siti Nafiah juga mengungkapkan pengecilan ukuran juga terjadi pada tahu yang dijualnya.

“Kalau tahu, ini saya ambil dari orang, ukurannya juga semakin kecil,” ujarnya.

Untuk tempe ukuran 30 cm, Siti Nafiah menjualnya dengan harga Rp 10 ribu. Namun harga ini bisa naik ketika lebaran tiba, biasanya di momen tersebut, Siti menjual tempe dengan harga Rp 15 ribu.

“Harga tempe naik biasanya kalau lebaran, karena orang-orang berebut tempe pas mau ketupatan,” kata dia.

Dalam sehari, produksi tempe yang dia hasilkan bersama suaminya itu bisa menghabiskan 50 kilogram kedelai.

Siti Nafiah menjelaskan pengurangan ukuran tempe ini rupanya juga dikeluhkan masyarakat. Untuk itu, dia berharap harga kedelai bisa turun.

“Kedelai naik ini karena impor. Semoga harganya bisa turun,” pungkasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

Tags: harga kedelai naikKabupaten BojonegoroPengusaha Tempe
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Wanita di Blitar

Dibungkus Kondom, Wanita di Blitar Jenguk Pacar di Lapas Sambil Bawa 600 Pil Koplo di Organ Intim

by Mochamad Abdurrochim
21/06/2026 2:47 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelundupan ratusan obat terlarang ke dalam lembaga pemasyarakatan kembali digagalkan. Petugas Lapas Kelas IIB Blitar berhasil meringkus...

Surabaya

Cegah Gizi Buruk Sejak Dini, Pemkot Surabaya Beri Pendampingan Anak Pra Stunting

by Mochamad Abdurrochim
21/06/2026 2:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka program Surabaya Emas pada Sabtu (20/06/2026). Program ini bertujuan untuk mengurangi angka pra...

Cuaca Jatim

Cerah Mendominasi Cuaca Jatim Hari Ini, Udara Kabur Masih Intai Sejumlah Wilayah

by Mochamad Abdurrochim
21/06/2026 1:34 PM
0

Tugujatim.id - Cuaca Jatim pada Minggu (21/06/2026) masih didominasi langit cerah di banyak wilayah, meski beberapa daerah tetap menunjukkan kondisi...

Dana KIP.

Unair Kawal Pengembalian Dana KIP-K Rp103 Juta, Mahasiswi Terduga Pelaku Penggelapan Tak Bisa Lulus sebelum Kasus Tuntas

by Dwi Linda
20/06/2026 4:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Universitas Airlangga (Unair) memastikan terus mengawal proses penyelesaian kasus dugaan penggelapan dana organisasi mahasiswa penerima Kartu Indonesia...

Next Post
Peresmian pembukaan Sekolah Lansia Tangguh di Kabupaten Malang secara simbolis.

Sekolah Lansia Tangguh di Malang Resmi Dibuka, Arumi Bachsin: Jangan Remehkan Usia

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID