• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Surabaya

Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani saat menyapa anak anak yang menjalani pemeriksaan gizi. (Foto : Husni Habib/ Tugu jJtim)

Cegah Gizi Buruk Sejak Dini, Pemkot Surabaya Beri Pendampingan Anak Pra Stunting

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
39 seconds ago
in News, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka program Surabaya Emas pada Sabtu (20/06/2026). Program ini bertujuan untuk mengurangi angka pra stunting yang ada di Kota Pahlawan.

Pra stunting sendiri adalah fase awal terjadinya gangguan pertumbuhan sebelum anak masuk ke kondisi stunting. Fase ini ditandai dengan masalah gizi dan kenaikan berat badan yang tidak sesuai grafik pertumbuhan anak.

You might also like

Cuaca Jatim

Cerah Mendominasi Cuaca Jatim Hari Ini, Udara Kabur Masih Intai Sejumlah Wilayah

21/06/2026 1:34 PM
Dana KIP.

Unair Kawal Pengembalian Dana KIP-K Rp103 Juta, Mahasiswi Terduga Pelaku Penggelapan Tak Bisa Lulus sebelum Kasus Tuntas

20/06/2026 4:36 PM

Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani mengatakan melalui program Surabaya Emas ini Pemkot Surabaya bersama sejumlah dinas terkait akan memberikan pendampingan selama 2 bulan kepada para anak-anak yang terindikasi pra stunting.

820 Anak di Surabaya Terindikasi Pra Stunting, dan 302 Anak Derita Stunting

Berdasarkam data Dinas Kesehatan Surabaya, hingga saat ini terdapat 820 anak yang terindikasi pra stunting, dan 302 anak yang menderita stunting. Dengan adanya program Surabaya Emas ini diharapkan dapat memberi intervensi untuk mengurangi angka gizi buruk di Surabaya.

“Jadi pra stunting ini mereka belum stunting ya, tapi kalau dibiarkan terus nanti bisa menjadi stunting. Kita bekerja sama dengan dinas pertanian, kesehatan, dan DP3AAPPKB akan melakukan pendampingan selama 2 bulan,” kata Rini, Sabtu (20/06/2026).

Rini menambahkan selama 2 bulan anak anak yang berada pada kondisi pra stunting akan diberikan perbaikan gizi dan monitoring oleh tim pendamping. Perbaikan gizi ini meliputi pemberian protein, gizi dan vitamin agar kondisi mereka bisa segera membaik.

Surabaya
Proses pemeriksaan tumbuh kembang anak oleh tim PKK Surabaya. (Foto : Husni Habib/ Tugu Jatim)

Orang tua juga diberikan pendampingan bagaimana mengolah bahan makanan dengan baik agar nilai gizinya tetap seimbang.

“Perbaikan gizi ini meliputi pemberian protein seperti telur, susu dan ayam. Kita berikan secara gratis. Nanti kita akan berikan pendampingan dari unsur nakes, PKK dan kader,” tambahnya.

Baca Juga : Kuburan Belanda di Surabaya yang Menyimpan Kisah Masa Kolonial, Awas Merinding

Peran Ayah Sangat Diperlukan untuk Perbaikan Gizi Anak

Tidak hanya sekedar pemberian gizi, Pemkot Surabaya juga menekankan peran ayah dalam program Surabaya Emas. Peran ayah dinilai sangat penting dalam upaya perbaikan gizi anak, karena pola asuh dari ayah juga menjadi indikator keberhasilan program Surabaya Emas.

“Jadi peran ayah dan pola asuh sangat penting sekali untuk kenerhasilan program ini. Oleh sebab itu tim pendamping juga akan memberikan edukasi kepada ayah,” paparnya.

Selain pemberian gizi dan pola asuh, faktor kebersihan juga mendapat perhatian. Bagaimana kebersihan tempat tinggal, pakaian dan perabotan rumah tangga untuk mendukung upaya perbaikan gizi anak.

“Kebersihan juga penting, bagaimana menjaga kebersihan rumah, dan bagaimana orang tua memandikan anaknya,” paparnya.

Diharapkan selama pendampingan 2 bulan orang tua akan terbiasa untuk memperhatikan asupan gizi, pola asuh dan kebersihan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Upaya ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memberikan asupan gizi bagi generasi penerus bangsa.

“Jadi kami harapkan selama 2 bulan itu nantikan jadi kebiasaan. Sehingga untuk jangka panjang orang tua akan semakin memperhatikan tumbuh kembang anak,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Husni Habib

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniberita Surabayaberita Surabaya hari iniCegah Gizi Buruk Sejak DiniGizi BurukKota SurabayaKota Surabaya hari iniSurabaya
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Cuaca Jatim

Cerah Mendominasi Cuaca Jatim Hari Ini, Udara Kabur Masih Intai Sejumlah Wilayah

by Mochamad Abdurrochim
21/06/2026 1:34 PM
0

Tugujatim.id - Cuaca Jatim pada Minggu (21/06/2026) masih didominasi langit cerah di banyak wilayah, meski beberapa daerah tetap menunjukkan kondisi...

Dana KIP.

Unair Kawal Pengembalian Dana KIP-K Rp103 Juta, Mahasiswi Terduga Pelaku Penggelapan Tak Bisa Lulus sebelum Kasus Tuntas

by Dwi Linda
20/06/2026 4:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Universitas Airlangga (Unair) memastikan terus mengawal proses penyelesaian kasus dugaan penggelapan dana organisasi mahasiswa penerima Kartu Indonesia...

Pendukung MBG.

Moreno Soeprapto Hadiri Aksi Pendukung MBG di Malang: Boleh Dievaluasi, Jangan Tebar Kebencian

by Dwi Linda
20/06/2026 3:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Setelah dua gelombang aksi mahasiswa dalam sepekan terakhir yang salah satunya menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis...

DPRD Jember.

Ribuan Warga Kepung Gedung DPRD Jember Dukung Program MBG, Rapat Paripurna Dua Kali Ditunda

by Dwi Linda
20/06/2026 1:51 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Ribuan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID