• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dr Yayan Riyanto SH MH sedang memberikan bimbingan kepada mahasiswa magang di kantornya.

Dr Yayan Riyanto SH MH sedang memberikan bimbingan kepada mahasiswa magang di kantornya. (Foto: Dokumen)

Cerita Sukses Dr Yayan Riyanto Jadi Advokat, Masa Kecil Suka Nonton Film Detektif Kini Miliki Law Firm Sendiri

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Untuk meraih sukses memang tidak mudah, tetapi dengan usaha keras dan kesungguhan tidak ada yang tidak mungkin. Hal ini telah dibuktikan oleh Dr Yayan Riyanto SH MH yang kini telah jadi pengacara sukses di tanah air.

Sejak kecil Yayan suka nonton film detektif. Memang, Yayan kecil citanya-citanya ingin membantu orang. Meski tidak jadi superman atau spiderman, jadi pengacara sama halnya membantu orang. Dan Yayan berkomitmen jadi pengacara andal dan profesional.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Meski begitu, ternyata perjalanan menjadi profesional itu tidak mudah. Yayan ingat betul dirinya harus berjuang. Belajar yang rajin dan fokus pada tujuan. Dan saat menjadi pengacara, semua dimulai dari yang susah-susah.

Tapi saat ini, Yayan sudah bisa menikmati hasilnya. Setelah 23 tahun gigih menjadi pengacara. Sejumlah prestasi juga diraihnya. Kini, di umurnya yang menginjak 49 tahun, Yayan seolah punya legacy. Kantornya di Jalan Kawi 29 Kota Malang, tepat di depan MOG, menjadi salah satu capaian yang luar biasa. Sekarang selain menangani perkara di Malang, juga banyak perkara besar di Jakarta dan Bandung yang ditangani.

fbbccd7e bc72 41af a420 765a05faa50d

“Saya sudah 23 tahun jadi pengacara. Sejak kecil memang cita-cita saya jadi pengacara,” kata Ketua Dewan Penasehat DPC Peradi RBA Malang tersebut, saat ditemui tugumalang.id.

Doktor hukum lulusan Untag Surabaya ini salah satu pengacara populer di Malang. Dia adalah pendiri sekaligus pimpinan Law Firm Dr. Yayan Riyanto, S.H, M.H. Namun kata Yayan, semua capaian tersebut tidak bisa semata-mata dilihat saat ini saja.

“Prosesnya panjang sekali. Saya mengawalinya hanya dengan modal semangat dan profesionalisme,” ujarnya.

Sempat Bekerja di Kantor Perkreditan

Tentu, di awal-awal Yayan berkarir, sepeda motor butut yang selalu menemaninya. Yayan tidak pernah lelah keliling pelosok Malang Raya. Dia mengenalkan diri sebagai pengacara, sekaligus menawarkan bantuan advokasi kepada masyarakat yang sedang tertimpa masalah hukum.

“Itu saya lakukan setelah lulus S1 hukum. Sebelumnya sempat kerja di kantor perkreditan,” terang alumnus S1 Hukum UMM tersebut.

Jalan memang tidak selalu mulus. Seperti yang dialami Yayan, dia pernah bekerja sebagai analisa kredit di salah satu outlet elektronik dan furnitire di Malang, sebelum akhirnya mantap hati untuk terjun menjadi pengacara. Tentu di awal-awal, Yayan perlu magang di kantor advokat. Dan hasil jerih payahnya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja.

0b24d70c 28ef 4dc9 ba13 fe04083e289c
Dr Yayan Riyanto SH MH saat mengurus perkara kliennya di Mabes Polri. (Foto: Dokumen)

“Tapi rasanya saya bersyukur. Meski saat itu belum dapat apa-apa, mimpi saya sudah terwujud (jadi pengacara),” ucap pengacara kelahiran 9 Mei 1973 ini.

Namun bagi Yayan, menjadi pengacara profesional perlu pengetahuan yang luas dan update. Meski sudah mulai menggeluti dunia advokat, Yayan tetap ingin terus belajar. Melanjutkan studi hukum untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

“Saya rasa pengetahuan S1 saya dulu belum cukup untuk melihat problematika di masyarakat. Dari uang yang pas-pasan, saya niatkan lanjut kuliah,” kata alumnus S2 Hukum Universitas Wisnuwardhana tersebut.

Yayan sendiri disumpah menjadi advokat tahun 1998. Sejak saat itu Yayan mulai berani menjadi pengacara secara mandiri. Apa yang harus disiapkan saat itu? Yayan tak kenal lelah aktif di berbagai kegiatan hukum, dan terus menjaring relasi.

Membuka Kantor Advokat Sendiri

Hingga akhirnya Yayan membuka kantor advokat di Jalan KH Hasyim Ashari di tahun 2013. Atau 4 tahun sebelum berdirinya kantor Yayan di Jalan Kawi depan MOG.

“Di tahun 1999 itu saya berfikir, kalau tidak mandiri saya tidak akan berkembang. Ya akhirnya berani jalan sendiri, dapat perkara tangani sendiri. Meski awal-awal sebelum bangun kantor tahun 2013 itu, keadaan agak susah, kurang progres. Makanya saya jual mobil dan nekat bangun kantor,” jelas Anggota Dewan Pakar DPC Ikadin Malang tersebut.

Sejak adanya kantor di Jalan KH Hasyim Ashari itu, Yayan mengaku perjalanannya lebih mudah. Dia merasa lebih percaya diri. Tapi tidak surut doa untuk terus dilimpahkan rezeki. Karena bagi Yayan, pengacara bukan sekedar pekerjaan, tapi profesi yang mulia dan terhormat.

09cb36fa 59ce 4ce3 bb40 6444263eb953
Dr Yayan Riyanto SH MH sedang diwawancarai wartawan di PN Malang. (Foto: Dokumen)

“Pengacara itu profesi mulia, membantu orang, meskipun bayar. Tapi kami katakan kebenaran, kami laksanakan sesuai hukum dan aturan,” kata mantan Ketua DPC Peradi RBA Malang 2015-2019 tersebut.

Kepada pengacara muda, Yayan berpesan agar profesi jangan dipertaruhkan, melanggar kode etik hanya karena janji uang. Menjadi pengacara yang profesional dan disiplin terhadap aturan.

“Ibarat pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Melanggar kode etik sekali jangan diulangi, kalau berkali-kali pasti akan menjatuhkan karir,” pungkasnya. (Ads)

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

Tags: AdvokatDr Yayan RiyantoPengacara
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, memberikan piagam penghargaan pada tenaga kesehatan.

Kerja Keras Tenaga Kesehatan Kota Malang Selama Pandemi Patut Diapresiasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID