• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Salat berjamaah Idul Fitri di Masjid Mastain poros jalan pantai Utara Desa Tegalsari Kecamatan Tegal Barat Kabupaten Tegal Senin 2 Mei 2022. (Foto: Abdi Purnomo)

Salat berjamaah Idul Fitri di Masjid Mastain poros jalan pantai Utara Desa Tegalsari Kecamatan Tegal Barat Kabupaten Tegal Senin 2 Mei 2022. (Foto: Abdi Purnomo)

Catatan Mudik (8) Melihat Gairah Warga Bertakbiran dan Menggelar Salat Idul Fitri di Jalan

ittjadmin by ittjadmin
4 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

CIREBON, Tugujatim.id – Gema takbiran terdengar tiada putus di Kabupaten Batang dan Kota/Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, selepas salat magrib pada Minggu, 1 Mei 2022. Gema takbir berlanjut hingga pergantian hari dan masuk waktu salat subuh.

Takbiran menandai bulan puasa Ramadan habis dan bersambung dengan 1 Syawal 1443 Hijriah alias masuk hari pertama Idul Fitri, Senin, 2 Mei.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Suasana itulah yang sangat dirindukan keluarga mertua Al Muiz Liddinillah di Dusun Menguneng Tengah, Desa Menguneng, Kecamatan Warungasem, Batang, setelah dua tahun terakhir semarak Lebaran meredup gara-gara pandemi Covid-19.

Salat Idul Fitri berjamaah di Masjid Al Munawwaroh Jalan Raya Kluwut Timur Desa Kluwut Kecamatan Bulukamba Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah Senin 2 Mei 2022. TEMPOAbdi Purmono
Salat Idul Fitri berjamaah di Masjid Al Munawwaroh, Jalan Raya Kluwut Timur, Desa Kluwut, Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, Senin, 2 Mei 2022. (Foto: Abdi Purmono)

“Alhamdulillah, walau pandemi belum sepenuhnya berakhir, masyarakat muslim sangat bersemangat menyambut Lebaran, termasuk di sini,” kata Muiz.

Masih ada kegiatan menyambut malam Lebaran yang dirasakan sangat berkurang, yaitu takbiran keliling kampung dan bertalu-talu menggebuk beduk di masjid, seperti yang ia lakukan pada masa bocah dan remaja di Desa Mojopuro Wetan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, terutama saat ia jadi santri di Pesantren Qomaruddin. Ini pesantren tertua di Gresik dan salah satu pesantren tertua di Indonesia yang berdiri pada 1753 alias sudah berusia 269 tahun.

Salat Idul Fitri berjamaah di Masjid Al Munawwaroh Jalan Raya Kluwut Timur Desa Kluwut Kecamatan Bulukamba Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah Senin 2 Mei 2022. TEMPOAbdi Purmono1
Salat Idul Fitri berjamaah di Masjid Al Munawwaroh, Jalan Raya Kluwut Timur, Desa Kluwut, Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, Senin, 2 Mei 2022. (Foto: Abdi Purmono)

Bukan berarti bapak muda berusia 28 tahun itu mengeluh. Justru pegiat literasi di Kota Malang ini sangat mafhum kondisi “badai” corona belum berlalu.

“Biasanya, kegiatan malam Lebaran pertama sangat meriah di Gresik, Pekalongan, dan Batang. Ada pawai takbiran, tapi sekarang kita maklumi saja. Bersyukur lebih baik daripada mengeluh, toh nanti badai pasti berlalu,” ujar Muiz, alumni Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Kota Malang.

Menjelang subuh, perjalanan dilanjutkan menuju Jakarta. Saat melewati Masjid Jami’ Baiturrohman dekat rumah keluarga mertua Muiz, tampak 6 pria ligat membersihkan halaman masjid dan menyiapkan tikar untuk dipakai melaksanakan saat berjamaah Idul Fitri.

Salat Idul Fitri berjamaah di Masjid Al Munawwaroh Jalan Raya Kluwut Timur Desa Kluwut Kecamatan Bulukamba Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah Senin 2 Mei 2022. TEMPOAbdi Purmono2
Salat Idul Fitri berjamaah di Masjid Al Munawwaroh, Jalan Raya Kluwut Timur, Desa Kluwut, Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, Senin, 2 Mei 2022. (Foto: Abdi Purmono)

Pemandangan serupa terlihat di sejumlah masjid yang terletak di tepi jalur pantai utara (pantura) Jawa Tengah, mulai dari Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan Brebes.

Sedikitnya ada 10 lokasi salat Idul Fitri berjamaah yang mengambil menutup sebagian jalan pantura.

Sebagai contoh, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kabupaten Tegal, melaksanakan salat Idul Fifri berjamaah di Masjid Masta’in. Arus lalu lintas pantura dari arah Cirebon, Provinsi Jawa Barat, ditutup.

Begitu pula dua salat Idul Fitri berjamaah di jalan pantura di Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, seperti yang dilaksanakan jamaah Masjid Jami’ Al Munawwaroh, Jalan Raya Kluwut Timur, Desa Kluwut, serta Masjid Jaami’ Baiturrohim, Jalan Raya Bangsri, Desa Pakijangan.

Pelaksanaan salat Idul Fitri berjamaah di jalan sepanjang pantura secara beragam dijaga dan diatur oleh petugas berbeda. Ada yang dijaga dan diatur bersama oleh anggota Banser NU dan Pemuda Pancasila, ada pula yang dijaga seorang anggota Polri dan seorang anggota TNI.

Semua kegiatan salat berjamaah di jalan itu berlangsung lancar lantaran jalan pantura memang sepi di hari pertama Lebaran dan sekarang terasa lebih lengang sejak jalan tol Trans Jawa dioperasikan.

Makanya, sehabis menunaikan salat Idul Fitri berjamaah itu, warga dengan santai dan ceria bersalam-salaman dan bermaaf-maafan di jalan pula.

Pemandangan lainnya, di sejumlah tempat berbeda terlihat orang-orang yang menziarahi pemakaman sehabis melaksanakan salat Idul Fitri, sebagaimana sempat diabadikan di sebuah tempat pemakaman umum di Jalan Cendrawasih, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Brebes, persis di seberang Rumah Makan Berkah Ilahi, warung sate milik Haji Sakmad yang berdiri pada 1962.

Penjual bunga pun kelihatan senang karena dagangannya laris.

Ziarah kubur paling meriah terlihat di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Ribuan orang memadati Situs Makam Sunan Gunung Jati di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati. (ABDI PURMONO)

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: lebaranmudikMudik 2756 KilometerMudik Malang-Medan dengan bersepedaPerjalanan jurrnalistik
ittjadmin

ittjadmin

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Catatan Mudik (9)-Cerita dari Bakauheni, Tentang Mereka yang Rindu Kampung Halaman

Catatan Mudik (9)-Cerita dari Bakauheni, Tentang Mereka yang Rindu Kampung Halaman

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID