Catatan Mudik (9)-Cerita dari Bakauheni, Tentang Mereka yang Rindu Kampung Halaman - Tugujatim.id

Catatan Mudik (9)-Cerita dari Bakauheni, Tentang Mereka yang Rindu Kampung Halaman

  • Bagikan
Suasana di kawasan Pelabuhan Merak, Pulo Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten pada hari kedua Lebaran, Selasa, 3 Mei 2022. (Foto: Abdi Purnomo)

LAMPUNG, Tugujatim.id – Basith dan Qodriyah teman satu SMA dan sama-sama berusia 26 tahun. Mereka berjodoh dan punya dua bayi perempuan berusia tiga dan dua tahun.

Basith membawa keluarganya berlebaran dari tempat tinggal mereka di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menuju keluarga istrinya di Desa Sanggar Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Basith menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam.

Pemudik diangkut KMP Zoey milik PT Surya Timur Line yang mudik di hari kedua lebaran dari Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Provinsi Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni di Kabupaten Lampung Selatan, Selasa, 3 Mei 2022. (Foto: Abdi Purnomo)

“Kami terakhir pulang 5 tahun lalu. Waktu itu kami baru menikah, sekarang ya bawa anak-anak ini,” kata Qodriyah kepada Tempo saat ban belakang sepeda motor mereka ditambal di sebuah bengkel di Desa/Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa, 3 Mei 2022.

Basith dan Qodriyah memilih mudik di hari kedua Lebaran (2 Syawal 1443 Hijriah) agar tidak terjebak kemacetan. Apalagi perjalanan mereka menuju kampung sang istri masih harus ditempuh 6 jam lagi dari Bakauheni.

Alasan serupa disampaikan, 56 tahun, yang mudik bersama istri dan anak-cucunya ke Kampung Kwenibalak, Desa Gedongjaya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Begitu pula alasan beberapa pemudik lain yang ditanya saat diangkut KMP Zoey, kapal feri yang dioperasikan PT Surya Timur Line, menyeberang dari Pelabuhan Merak, Pulo Merak, Kota Cilegon, Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Suasana di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni memang tampak lengang di hari kedua Lebaran.

Namun, arus balik mulai terlihat di Bakauheni. Sekitar 40 sepeda motor dan belasan mobil berhenti untuk membeli tiket online masuk pelabuhan di 6 kios agen penjualan tiket kapal yang ada di tepi Jalan Raya Bakauheni. Mereka rata-rata menuju Jakarta, Bekasi, dan Karawang.

Beberapa pemudik mengaku cepat balik setelah puas berlebaran di kampung halaman masing-masing. Rupanya, rata-rata mereka mudik sepekan sebelum 1 Syawal 1443 Hijriah tiba (2 Mei 2022).

Baru mau masuk Kota Bandar Lampung. Ini di perbatasan Kabupaten Lampung Selatan dan Bandar Lampung. (Foto: Abdi Purnomo)

“Saya sih sudah 8 hari di kampung karena mudik lebih awal, bos pun kasih izin. Kalau sekarang pulang cepat juga agar lancar di jalanan. Lagi pula toke sudah baik hati kasih izin mudik cepat dan sekarang minta saya cepat balik untuk kembali kerja. Ya anggap saja sekalian berhalalbihalal dengan kawan-kawan kerja,” kata Rudy Hermawan, warga Bandar Lampung, pegawai swasta yang tinggal di Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. (ABDI PURMONO)

**

Catatan ini merupakan bagian dari catatan mudik Malang-Medan dengan sepeda motor. Terselenggara berkat kerjasama Tugu Media Group (www.tugumalang.id dan tugujatim.id) serta www.batikimono.com

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan