• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana di kawasan Pelabuhan Merak, Pulo Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten pada hari kedua Lebaran, Selasa, 3 Mei 2022. (Foto: Abdi Purnomo)

Suasana di kawasan Pelabuhan Merak, Pulo Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten pada hari kedua Lebaran, Selasa, 3 Mei 2022. (Foto: Abdi Purnomo)

Catatan Mudik (9)-Cerita dari Bakauheni, Tentang Mereka yang Rindu Kampung Halaman

ittjadmin by ittjadmin
4 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

LAMPUNG, Tugujatim.id – Basith dan Qodriyah teman satu SMA dan sama-sama berusia 26 tahun. Mereka berjodoh dan punya dua bayi perempuan berusia tiga dan dua tahun.

Basith membawa keluarganya berlebaran dari tempat tinggal mereka di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menuju keluarga istrinya di Desa Sanggar Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Basith menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM
Pemudik diangkut KMP Zoey milik PT Surya Timur Line yang mudik di hari kedua lebaran
Pemudik diangkut KMP Zoey milik PT Surya Timur Line yang mudik di hari kedua lebaran dari Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Provinsi Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni di Kabupaten Lampung Selatan, Selasa, 3 Mei 2022. (Foto: Abdi Purnomo)

“Kami terakhir pulang 5 tahun lalu. Waktu itu kami baru menikah, sekarang ya bawa anak-anak ini,” kata Qodriyah kepada Tempo saat ban belakang sepeda motor mereka ditambal di sebuah bengkel di Desa/Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa, 3 Mei 2022.

Basith dan Qodriyah memilih mudik di hari kedua Lebaran (2 Syawal 1443 Hijriah) agar tidak terjebak kemacetan. Apalagi perjalanan mereka menuju kampung sang istri masih harus ditempuh 6 jam lagi dari Bakauheni.

Alasan serupa disampaikan, 56 tahun, yang mudik bersama istri dan anak-cucunya ke Kampung Kwenibalak, Desa Gedongjaya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Begitu pula alasan beberapa pemudik lain yang ditanya saat diangkut KMP Zoey, kapal feri yang dioperasikan PT Surya Timur Line, menyeberang dari Pelabuhan Merak, Pulo Merak, Kota Cilegon, Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Suasana di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni memang tampak lengang di hari kedua Lebaran.

Namun, arus balik mulai terlihat di Bakauheni. Sekitar 40 sepeda motor dan belasan mobil berhenti untuk membeli tiket online masuk pelabuhan di 6 kios agen penjualan tiket kapal yang ada di tepi Jalan Raya Bakauheni. Mereka rata-rata menuju Jakarta, Bekasi, dan Karawang.

Beberapa pemudik mengaku cepat balik setelah puas berlebaran di kampung halaman masing-masing. Rupanya, rata-rata mereka mudik sepekan sebelum 1 Syawal 1443 Hijriah tiba (2 Mei 2022).

Baru mau masuk Kota Bandar Lampung. Ini di perbatasan Kabupaten Lampung Selatan dan Bandar Lampung
Baru mau masuk Kota Bandar Lampung. Ini di perbatasan Kabupaten Lampung Selatan dan Bandar Lampung. (Foto: Abdi Purnomo)

“Saya sih sudah 8 hari di kampung karena mudik lebih awal, bos pun kasih izin. Kalau sekarang pulang cepat juga agar lancar di jalanan. Lagi pula toke sudah baik hati kasih izin mudik cepat dan sekarang minta saya cepat balik untuk kembali kerja. Ya anggap saja sekalian berhalalbihalal dengan kawan-kawan kerja,” kata Rudy Hermawan, warga Bandar Lampung, pegawai swasta yang tinggal di Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. (ABDI PURMONO)

**

Catatan ini merupakan bagian dari catatan mudik Malang-Medan dengan sepeda motor. Terselenggara berkat kerjasama Tugu Media Group (www.tugumalang.id dan tugujatim.id) serta www.batikimono.com

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: lebaranmudikMudik 2756 KilometerMudik Malang-Medan dengan bersepedaPerjalanan jurrnalistik
ittjadmin

ittjadmin

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Jajanan kemplang. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Mengenal Jajanan Kemplang, Suguhan Keripik Renyah Khas Tuban saat Berlebaran

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID