• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi penjual daging sapi di Pasuruan.

Ilustrasi penjual daging sapi di Pasuruan. (Foto: Dokumen warga)

Ada Wabah PMK di Pasuruan, Penjualan dan Harga Daging Sapi Masih Stabil

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) telah masuk wilayah Kabupaten Pasuruan sejak beberapa hari terakhir. Berdasarkan data, Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, mencatat ada sekitar 28 sapi yang positif PMK di wilayah Kecamatan Prigen.

Meskipun begitu, adanya wabah PMK ini tidak banyak mempengaruhi penjualan daging sapi di pasar tradisional Kota Pasuruan.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Ketua Paguyuban Pedagang Sapi Kota Pasuruan, Rifki Hidayat, menyatakan bahwa penjualan daging sapi masih stabil. Pihaknya tidak menemukan adanya penurunan permintaan daging sapi.

“Sejauh ini belum ada laporan kenaikan atau penurunan penjualan daging, atau bisa dikatakan normal,” ujar Rifki saat dikonfirmasi, Minggu (22/05/2022).

Selain itu, Rifki menyatakan harga daging sapi juga tidak terjadi penurunan maupun kenaikan. Harga daging sapi baik di Pasar Besar maupun Pasar Kebonagung Kota Pasuruan masih berkisar antara Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu per kilonya.

“Harganya masih normal, kisaran 110 sampai 120 ribu per kilogram,” imbuhnya.

Stabilnya penjualan dan harga daging sapi ini dikarenakan banyak masyarakat yang tahu bahwa virus PMK tidak menular ke manusia.

Daging sapi yang tertular PMK masih layak dikonsumsi asalkan diolah dengan benar. Selain harus dimasak sampai matang, bagian kepala, kaki, dan jeroan sapi juga harus dibuang.

“Yang bikin stabil ya karena minat pembeli daging yang tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, Faisol, seorang penjual daging, menyatakan dirinya tidak terlalu khawatir penjualannya menurun akibat wabah PMK. Dia lebih khawatir dengan adanya isu daging sapi impor yang kabarnya bisa dijual dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.

“Stabil dari harga sampai daya beli masyarakat tidak ada pengaruh. yang dikhawatirkan bukan pmk tapi harga import daging sapi yang dijual sampai 70 persen di bawah harga lokal,” pungkasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: harga daging sapiKabupaten PasuruanPenyakit TernakWabah PMK
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Terduga pengedar Narkoba AS (29) warga Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri yang kini mendekam di jeruji besi Polres Kediri.

Simpan Ratusan Butir Narkoba, Pria di Kediri Tak Berkutik Digelandang Polisi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID