• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sapi positif PMK. (Foto: Pemkab Pasuruan/Tugu Jatim)

Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan mengobati sapi yang terjangkit PMK pada Sabtu (28/05/2022). (Foto: Pemkab Pasuruan)

Marak Penjual Nakal, 296 Sapi Positif PMK di Kabupaten Pasuruan Akibat Lalu Lintas Ternak dari Daerah Wabah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Penyebaran wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) ternak di Kabupaten Pasuruan makin meningkat. Hingga kini, tercatat ada 296 sapi positif PMK.

Berdasarkan data Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, penyebaran virus PMK terbanyak berada di Kecamatan Prigen dengan total 250 ekor sapi positif. Disusul Kecamatan Lumbang sebanyak 21 ekor sapi, Kecamatan Purwosari (19 ekor), serta Kecamatan Lekok (6 sapi).

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, tingginya penularan kasus sapi positif PMK di Kabupaten Pasuruan disebabkan masih banyaknya penjual nakal yang nekat melakukan transaksi dan lalu lintas ternak dari luar daerah.

“Masih banyak ternak masuk ke Kabupaten Pasuruan yang dibeli atau dijual dari daerah wabah di Jatim. Jadi potensi penularannya tinggi,” ujar Gus Irsyad, sapaan akrabnya, Sabtu (28/05/2022).

Selain itu, para peternak sapi juga dinilai kurang berhati-hati dalam menjaga kesehatan ternaknya. Menurut Gus Irsyad, para peternak masih sering mencampurkan antara pakan sapi positif PMK dengan ternak yang sehat.

“Hasil tracing dan tracking, petugas ditemukan sisa pakan ternak sakit diberikan ke ternak yang sehat, kan jadi media penularan PMK,” ungkapnya.

Meski begitu, Gus Irsyad mengungkapkan, hingga kini belum ada sapi maupun ternak di Kabupaten Pasuruan yang mati akibat virus PMK. Pihaknya terus mengerahkan seluruh petugas kesehatan hewan, dokter hewan, bahkan seluruh pegawai Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan untuk ikut menyosialisasikan cara pencegahan PMK.

Untuk ternak yang terjangkit juga diisolasi, diberi obat dan vitamin, serta dilakukan penyemprotan kandang secara rutin oleh petugas.

“Sudah 81 ekor sapi di antaranya sembuh, sisanya masih diobati. Tidak ada 1 ekor sapi pun yang mati, semua dalam tahap penyembuhan,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Akibat wabah virus PMKberita Pasuruan hari iniBerita penyebaran virus PMK terkiniBerita virus PMK pada ternakHewan terjangkit virus PMKHewan ternak diserang virus PMKSapi Bergejala PMKSapi Positif PMKSapi Positif PMK di PasuruanSapi Positif PMK Kabupaten Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Bupati Malang Sanusi. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Menghemat Listrik, Ponpes di Kabupaten Malang Bakal Terima Bantuan Panel Surya Senilai Rp6 Miliar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID