• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi seekor sapi di Tuban yang terpapar virus PMK.

Ilustrasi seekor sapi di Tuban yang terpapar virus PMK. (Foto: Dokumen)

Empat Ekor Sapi di Tuban Mati Usai Terpapar Virus PMK

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Empat ekor sapi di Kabupaten Tuban mati setelah terpapar virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Keempat sapi ini tersebar di beberapa desa, di antaranya desa Sadang Kecamatan Jatirogo, desa Penidon Kecamatan Plumpang, desa Wangun Kecamatan Palang dan Desa Katerban, Kecamatan Senori.

Berdasarkan data, sebaran virus tersebut pada Jumat (27/5/2022). Empat ekor sapi tersebut di Desa Sadang, Kecamatan Jatirogo, kemudian Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, di Desa Wangun, Kecamatan Palang dan terakhir di Desa Katerban, Kecamatan Senori.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Tak Hanya itu, cakupan sebarannya kini bertambah menjadi 292 kasus. Empat di antaranya mati dan belum ada yang sembuh. Sedangkan luas wilayah yang terjangkit mencakup 16 Kecamatan dari 20 kecamatan di Kabupaten Tuban.

Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perternakan Kabupaten Tuban, Pipin Diah Larasati, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya pengobatan semaksimal mungkin dengan memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada peternak. Untuk selanjutnya perawatan diserahkan ke peternak dalam pemantauan.

“Kalau kematian terjadi bisa karena kondisi fisik hewan sudah lemah. Sehingga tidak mampu melawan virus,” kata Pipin kepada Tugu Jatim lewat pesan singkatnya.

Selain itu, jika kondisi ternak benar-benar sudah kritis sebaiknya dilakukan potong paksa atas permintaan peternak dan tentunya dalam pengawasan dokter hewan atau mantri.

“Supaya tidak rugi banyak. Dagingnya bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Tetapi bagi sapi yang dipotong paksa ini sebaiknya menghindari beberapa organ seperti, kepala dan kaki jika masih menunjukkan liur berlebih dan luka nanah pada kaki dan juga jeroan.

“Tapi pada kasus yang ringan, kepala, jeroan, kaki, buntut, tulang belakang, harus direbus sampai 30 menit, karena di organ-organ itu tempatnya virus hidup,” tandasnya.

Bila mati, cara penguburannya mestinya dilakukan pembakaran atau dengan taburan air kapur kalau tidak ada cairan desinfektan.

“Seluruh sisa pakan, alat pakan, dan lainnya juga harus ikut dikubur atau dibakar. Harus dimatikan virusnya agar tidak mencemari lingkungan. Semoga musim kemarau nanti sudah hilang,” terangnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Data PMK Kabupaten TubanKabupaten TubanPMK di TubanSapi Mati Akibat PMKWabah PMK
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Ilustrasi.

BMKG Peringatkan Hujan Seharian di Wilayah Jawa Timur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID