• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sejumlah motor diangkut perahu getek di Kali Lesti, Desa Rejoyoso, Bantur dan Desa Kanigoro, Balearjo, Pagelaran. Moda transportasi ini masih jadi andalan warga desa untuk menyingkat waktu perjalanan.

Sejumlah motor diangkut perahu getek di Kali Lesti, Desa Rejoyoso, Bantur dan Desa Kanigoro, Balearjo, Pagelaran. Moda transportasi ini masih jadi andalan warga desa untuk menyingkat waktu perjalanan. (Foto: Azmy/Tugu Malang

Sejak 35 Tahun Lalu Warga 3 Desa di Malang Gunakan Perahu Getek Sebrangi Sungai

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Meski sarana transportasi kian modern, tetapi warga di Kabupaten Malang masih menggunakan perahu getek untuk menyebrangi kali Lesti. Kali Lesti adalah sungai besar yang membelah tiga desa, yaitu Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur dan Desa Kanigoro dan Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran.

Sukardi (50), salah satu pengemudi perahu getek, mengatakan bahwa penggunaan perahu getek di sungai ini sudah berlangsung  sejak tahun 1985 atau sekitar 35 tahun yang lalu. Dia sendiri adalah saksinya.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

”Saya kerja gini ya sudah lama sejak 1987-an itu. Gantian sama 5 orang lain setiap seminggu ganti,” kata warga Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran tersebut.

Dulunya, imbuh Sukardi, perahu hanya mengangkut orang, tetapi kini juga bisa dipakai untuk mengangkut sepeda motor. Sekali menyeberang perahunya bisa mengangkut 5 motor dan 15 orang.

Sekali jalan masyarakat pengguna hanya perlu merogoh kocek Rp 2 ribu. Sukardi sendiri setiap harinya bisa mengantongi uang hingga Rp 400 ribu. Dia mulai mengoperasikan perahu getek ini mulai pagi hingga petang. Meski sungai yang mereka seberangi cukup luas, tidak membuat warga khawatir akan keselamatannya.

155c96a8 6283 48c4 a234 77d17bf68238
Sukardi (50), pria warga Desa Balearjo, pengemudi perahu getek di di Kali Lesti, Desa Rejoyoso, Bantur dan Desa Kanigoro, Balearjo, Pagelaran. Moda transportasi ini masih jadi andalan warga desa untuk menyingkat waktu perjalanan. (Foto: Azmy/Tugu Malang)

Kedalaman Sungai Lesti, menurut Sukardi, mencapai 3 kilometer. Namun arus sungainya tidak terlalu besar, kecuali jika menjelang musim hujan.

”Ini kan sudah di dataran rendah, arus di permukaan gak begitu besar. Kebanyakan masih aman, kecuali kalau habis hujan,” kata dia.

Jika memang arus membesar, Sukardi biasanya menepikan perahu dan melarang warga untuk melintas.

”Sejauh ini aman-aman saja. Kejadian cuman beberapa kali. Itu saja karena pengguna keburu ngegas sepeda motor, padahal perahu belum menepi betul,” kisahnya.

Kendati demikian, hal itu tidak membuat alternatif moda transportasi perahu getek ini dilupakan. Bagaimanapun, sarana tersebut sangat membantu warga untuk menghemat waktu dan durasi perjalanan.

Seperti diakui Mistono (45), warga Desa Kanigoro yang lebih memilih jalur ini dalam aktivitas kerjanya sehari-hari sejak 16 tahun yang lalu. Lewat akses ini, dirinya bisa menghemat waktu 10 menit perjalanan menuju rumahanya di Desa Rejoyoso .

d7e77fb0 9e36 4e0e 99db e60915f91e09
Sekali angkut, perahu getek bisa mengangkut 5 motor dan 15 orang. (Foto: Azmy/Tugu Malang)

”Kalau muter ya bisa sampe 30 menit, ada jaraknya sekitar 12 kilometer. Mending lewat sini saja, saya kira masih aman karena arusnya gak terlalu besar,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Syamsul Bachri (40), warga Desa Balearjo yang lebih memilih jalur alternatif ini untuk mempersingkat waktu perjalanan. ”Apalagi cuman bayar Rp 2 ribu saja, mending lewat sini. Meski memang agak ngeri-ngeri dikit,” ucapnya.

Kendati demikian, Syamsul tidak banyak berharap agar Pemerintah Kabupaten Malang membangun sebuah jembatan. Karena di sisi lain akses jalur ini memang terbilang kecil dan hanya dimanfaatkan untuk akses warga desa.

Dari pihak Pemkab Malang sendiri juga sebenarnya sudah tahu hal ini dan sempat mewacanakan pembangunan jembatan. Namun kata dia belum terealisasikan hingga saat ini.

”Katanya dulu sih mau dibangunkan tapi ya gak tau,” tandasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kabupaten MalangPerahu GetekSarana Transportasi TradisionalSungai Lesti Kabupaten Malang
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Petugas kesehatan hewan saat melakukan pemeriksaan sapi di salah satu pasar hewan di Tuban.

Hari Ini Ada 75 Kasus Baru Virus PMK di Kabupaten Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID