• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Krisantus Kurniawan, DPR RI Komisi I, saat mengisi Diskusi Publik Virtual bertema Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Bantuan SET TOP BOX (STB) Kementerian Kominfo RI Bersama Komisi I DPR RI Selasa (31/5/2022).

Krisantus Kurniawan, DPR RI Komisi I, saat mengisi Diskusi Publik Virtual bertema Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Bantuan SET TOP BOX (STB) Kementerian Kominfo RI Bersama Komisi I DPR RI Selasa (31/5/2022). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

DPR RI Sebut Warga Dapat Nikmati 600 Kanal Televisi Digital Secara Gratis

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Migrasi televisi analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) terus digencarkan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Langkah ini diapresiasi oleh anggota DPR RI Komisi I, Krisantus Kurniawan. Dia menyebut bahwa melalui televisi digital masyarakat bisa menikmati sebanyak 600 kanal secara gratis.

Hal ini dikemukakan Krisantus dalam acara Diskusi Publik Virtual bertema Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Bantuan SET TOP BOX (STB) Kementerian Kominfo RI Bersama Komisi I DPR RI pada Selasa (31/5/2022).

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Dewan dari Dapil Kalimantan Barat II itu menjelaskan banyak sekali manfaat yang akan diterima masyarakat bila beralih ke televisi digital. Mulai dari kualitas gambar, suara yang bagus, hingga potensi terbukanya peluang kerja di masa akan datang.

“Masyatakat dapat keuntungan dari televisi Digital. Dari sisi kualitas gambar lebih cerah, layanan televisi yang tersedia lebih interaktif. Misalnya jika ada informasi peringatan bencana. Kalau ada bencana akan langsung muncul di siaran televisi digital,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Pada televisi digital, lanjut Krisantus, seluruh penyedia layanan televisi baik swasta, lokal, dan komunitas akan bergabung ke ekosistem siaran digital. Ini yang membuat pilihan kanal pada televisi digital menjadi beragam.

“Dapat dipastikan siaran-siaran mereka (televisi digital) dapat melayani masyarakat dengan jauh lebih baik. Dan, masyarakat dapat menikmati lebih dari 600 kanal secara digital,” katanya.

Menariknya, semua kanal tersebut dapat dinikmati secara gratis. Karena memang satu frekuensi analog bisa menyiarkan 6 hingga 12 siaran pada televisi digital. Semua itu diberikan secara gratis tidak seperti televisi berlangganan.

“Tidak ada bayaran, tidak ada iuran, pemerintah menyediakan secara gratis untuk masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Migrasi ke digital ini juga berhubungan dengan 5G, sebab potensi 700 mhf yang ditinggalkan televisi analog bisa digunakan untuk jaringan baru. Televisi digital tidak memerlukan banyak frekuensi dan akan membuat internet semakin cepat.

Jaringan yang semakin bagus akan membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat di masa mendatang terbuka. Mendorong industri pertelevisian serta lembaga penyiaran juga akan bermunculan karena tidak memerlukan biaya untuk mendirikan sebuah lembaga penyiaran. Diprediksi bisa menyerap lebih dari 200 ribu tenaga kerja.

“Misalnya, bidang pembuatan konten televisi digital, masyarakat nantinya bukan hanya jadi penonton. Masyarakat bisa juga jadi produsen konten,” kata dia.

“Anak-anak muda yang sudah memahami teknologi dan informatika di dunia digital ini tentu akan mengunakan teknologi itu secara baik dan bertanggung jawab, agar menjadi orang yang produktif,” lanjutnya.

Krisantus berharapa migrasi ASO dapat dilaksanakan di seluruh penjuru republik Indonesia biar masyatakat dapat keuntungan yang lebih baik ketimbang menggunakan televisi analog yang masih dipakai oleh masyarakat saat ini.

“Jadi masyarakat di pelosok dapat mengakses siaran televisi digital, termasuk yang ada di kota,” kata dia.

“TV digital juga bisa menghadirkan kesetaraan tayangan yang selama ini tidak didapatkan selama siaran televisi analog berlangsung,” lanjutnya.

Kisantus juga mengingatkan bahwa saat ini tahapan penghentian televisi analog telah dilakukan. Ada tiga tahap penghentian yang dijadwalkan. Di antaranya, tahap I pada 30 April 2022, tahap II pada 25 Agustus 2022, dan tahap III pada 2 November 2022.

“Menteri (Kominfo) pernah menejaskan bahwa ASO pada tahap pertama akan menjadi contoh bagi ASO pada tahapan-tahapan berikutnya. Juga pemantauan STB kepada masyarakat,” katanya.

Tak lupa dia memberi saran pada masyarakat bahwa jika ingin mengganti televisi mulai saat ini agar jangan membeli sembarangan. Gantilah atau belilah yang bisa menerima siaran digital atau smart televisi.

“Jadi jangan orang beli layar datar kita ikut-ikutan beli layar datar, tetapi kita tidak tahu teknologi yang tersmart di dalam televisi tersebut,” katanya.

Sementara bagi yang belum mengganti televisinya dan masih analog maka perlu ditambah satu peralatan yaitu STB (Set Top Box). Dan jangan lupa belilah STB di toko elektronik yang bersertifikasi Kominfo, biasanya bertuliskan “Siap Digital”.

“Belilah STB yang bersertifikat tersebut, sehingga kita bisa meyakini STB itu mampu menerima atau mennerjemahkan siaran digital yang dipancarkan oleh sinyal digital,” tuturnya.

Adapun bagi masyarakat atau rumah tangga miskin yang tidak mampu membeli STB akan diberi bantuan secara gratis. Bantuan diberikan pada warga yang sudah terdata.

“Pada hari ini saya akan membagikan secara seremoni STB gratis 10 STB untuk masyarakat kita,” katanya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: ASODPR RI Komisi ISet Top BoxTelevisi AnalogTelevisi DigitalTransmograsi Ke Digital
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Jaga NKRI, Gubernur Jawa Timur Jelaskan 4 Pilar untuk Muslimat NU

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID