• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
env-20221010.jh-beon.cloud

Dialog Kebangsaan Barikade Gus Dur di Kediri.

Muncul Khilafatul Muslimin dan Indikasi Siswa Intoleran, Barikade Gus Dur Aktif Gelar Diskusi Toleransi

Redaksi by Redaksi
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id- Kemunculan gerakan Khilafatul Muslimin di Indonesia membuat Barisan Kader (Barikade) Gus Dur bersikap tegas. Pasalnya, gerakan intoleran ini dapat mengkhawatirkan generasi milenial.

Ketua DPW Jatim Barisan Kader Gus Dur, Ahmad Arizal menyebut Barisan Kader Gus Dur juga ikut serta menebar paham toleransi kepada para milenial dan masyarakat. Salah satunya dengan adanya FGD yang dilakukan di Rumah Makan Rawon Bidadari Kediri yang diadakan hari ini.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

“Tujuan dari FGD ini untuk mengantisipasi para kelompok yang mengatasnamakan agama atau yang memiliki tujuan politik sesaat kemudian menciptakan perpecahan antar umat beragama dan membuat perpecahan bangsa dan negara,” katanya.

“Yang mengkhawatirkan seperti masalah Khilafatul Muslimin yang mau mengubah pancasila sebagai ideologi negara, ini harus kita tolak,” ungkapnya.

Menurut Rizal, forum serupa akan dilakukan di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur dengan harapan agar kedepan tidak ada kasus intoleransi khususnya dikalangan para remaja.

Sedangkan data Bakesbangpol Jatim, sebanyak 37 persen dari 1000 siswa di Jawa Timur terindikasi intoleransi. Transmisi paham intoleransi ini didapatkan para pelajar itu dari internet seperti media sosial.

Kepala Bidang Integrasi Bangsa, Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Johan Fitriadi mengatakan Survey tersebut diambil pada tahun 2019 yang menyasar para siswa di Jawa Timur.

“Transmisinya lewat beberapa hal yang pertama kemungkinan lewat media sosial, kedua lewat lingkungannya, ketiga karena kondisi ekonomi kemudian ada muncul bibit intoleransi itu,” jelas Johan saat diwawancara Metara di FGD yang diadakan Barisan Kader Gus Dur di sebuah Rumah Makan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Sabtu (11/6/2022).

Johan mengatakan yang miris bibit intoleran ini juga muncul usai adanya perundungan dari siswa ke siswa lain, sehingga muncul rasa sakit hati dan kemudian bibit intoleran ini membesar.

Untuk menanggulangi hal ini, Johan menyebut Bakesbangpol telah membuat beberapa program yang menyasar para siswa dan kaum milenial.

“Yang pertama kita menginternalisasikan kurikulum pancasila dan toleransi ke sekolah-sekolah, ini sedang kita mulai kita punya modul dan baru kita internalisasikan di sekolah-sekolah,” katanya.

Selain itu, Bakesbangpol juga menggandeng Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) untuk mensosialisasikan toleransi antar umat beragama ke siswa.

“Selain dengan FKUB, kami juga menggandeng youtuber dan influenser untuk menyebarkan bibit toleransi, karena para youtuber ini lebih gampang dilihat oleh para milenial,” tuturnya.

 

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Gus DurIntoleranKediriKhilafatul Musliminsiswa
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Penemuan mayat. (Foto: Polsek Kenjeran/Tugu Jatim)

Penemuan Mayat tanpa Identitas di Sungai Kenjeran Surabaya, Warga Mengira Boneka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID