• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar hewan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Kondisi pasar hewan Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, yang kembali dibuka. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan di Kabupaten Pasuruan Dibuka Lagi selama 12 Hari

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 H, seluruh pasar hewan di wilayah Kabupaten Pasuruan kembali dibuka. Sebanyak 8 pasar hewan yang sebelumnya ditutup sejak merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), kini dibuka secara terbatas selama 12 hari.

Berdasarkan Surat Edaran Bupati Pasuruan Nomor 524/1719/424.092/2022, seluruh pasar hewan resmi dibuka kembali sejak Jumat (01/07/2022) hingga Selasa (12/07/2022). Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menjelaskan, pembukaan kembali pasar hewan secara terbatas ini demi memenuhi kebutuhan warga akan hewan kurban selama Idul Adha.

You might also like

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

17/06/2026 3:34 PM
Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

17/06/2026 7:00 AM

“Dibuka secara terbatas demi memberi kesempatan bagi umat muslim untuk beribadah kurban bagi yang mampu,” ujar Gus Irsyad pada Sabtu (02/07/2022).

Meski begitu, hewan ternak sapi maupun kambing yang diperjualbelikan dibatasi hanya ternak berasal dari wilayah kecamatan sekitar pasar hewan saja. Untuk kecamatan yang tidak punya pasar hewan diperbolehkan membuka tempat penjualan hewan kurban secara terpusat sesuai syarat dan izin dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan.

Salah satu syarat yang wajib dipenuhi adalah seluruh ternak yang diperjualbelikan di pasar hewan harus lolos uji kesehatan dan mendapat surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari pihak veteriner atau dokter ternak setempat.

“Intinya, semua ternak yang ada di pasar harus sehat semua. Satgas PMK bahkan PPKM mikro di desa diaktifkan lagi untuk mengawasi PMK sehingga cepat ditangani,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Akibat wabah virus PMKAturan Idul AdhaBerita Jelang Idul Adhaberita Pasuruan hari iniBerita pembukaan pasar hewanBerita pembukaan pasar hewan di Kabupaten PasuruanBerita virus PMK pada ternakJelang Idul Adha 2022Kabupaten Pasuruan hari iniPasar hewan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Malam Pengesahan Warga Pesilat, Aksi Tawuran Terjadi di Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 3:34 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Warga Jalan Kalijudan gang 10, 12 dan 14, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 00.30 WIB...

Jawa Timur.

Cuaca Cerah Dominasi Jawa Timur 17 Juni 2026, Aktivitas Luar Ruang Naik Signifikan

by Dwi Linda
17/06/2026 7:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (17/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, terutama kawasan perkotaan dan...

IKA PMII Kota Malang.

Jelang Muscab III, IKA PMII Kota Malang Rumuskan Arah Gerak Organisasi Kuatkan Fondasi

by Dwi Linda
16/06/2026 9:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang (IKA PMII Kota Malang) menggelar Kick Off Musyawarah Cabang (Muscab)...

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditangkap, Empat Orang Masih Dicari Sempat Kabur ke Kebun Warga

by Dwi Linda
16/06/2026 8:24 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal...

Next Post
Harga cabai rawit. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Harga Cabai Rawit di Bojonegoro Masih Rp100 Ribu Per Kilo, Pedagang: Belum Tahu Kapan Turun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID