• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bos SMA SPI. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Bos SMA SPI Kota Batu digelandang masuk Lapas Kelas I Lowokwaru, Kota Malang, Senin (11/07/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Kasus Kekerasan Seksual Belum Usai, Bos SMA SPI Diperkarakan Lagi soal Dugaan Eksploitasi Ekonomi Anak

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Kasus bos SMA SPI Kota Batu Julianto Eka Putra (JEP) tak kunjung usai soal dugaan kekerasan seksual. Tapi, kini dia sudah dijerat lagi atas kasus yang berbeda dari sebelumnya, yaitu dugaan eksploitasi ekonomi anak.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto saat dihubungi membenarkan, pihaknya telah menerima limpahan pelaporan kasus dari Polda Bali terkait hal itu. Dia kini tengah menangani perkara tersebut.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Dia menjelaskan, delik perkara baru tersebut terkait Pasal 761 i Jo Pasal 88 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak untuk tidak melakukan eksploitasi ekonomi terhadap anak.

”Jika terbukti benar, pelaku bisa diancam pidana penjara maksimal 10 tahun,” paparnya saat dihubungi pada Selasa (12/07/2022).

Dia mengatakan, JEP diduga telah mempekerjakan anak didiknya tanpa gaji. Terkait kegiatan eksploitasi ekonomi anak yang dilakukan, pihaknya masih akan menyelidikinya lebih lanjut.

Dia juga akan menyelidiki langsung di sekolah tersebut. Dirmanto menambahkan, dalam laporan tersebut disebut ada 6 korban yang kini berstatus sebagai alumnus SMA SPI Kota Batu.

“Untuk perlakuan ekspolitasinya nanti akan kami selidiki lebih lanjut. Sekarang masih pelimpahan. Lebih lanjut kami membuka hotline pengaduan. Jika ada yang merasa dirugikan, bisa lapor kepada kami,” ujarnya.

Seperti diketahui, perkara yang menjerat JEP, salah satu pendiri SMA SPI Kota Batu yang menaungi banyak anak kalangan tak mampu dan yatim piatu karena terbukti melakukan pelecehan hingga kekerasan seksual. Korbannya disebutkan mencapai belasan anak.

Diberitakan sebelumnya, akhirnya majelis hakim memutuskan melakukan penahanan terhadap bos SMA SPI Kota Batu berinisial JEP. Terdakwa dugaan kasus kekerasan seksual itu akhirnya dijebloskan ke jeruji besi di Lapas Kelas I Lowokwaru, Kota Malang, Senin (11/07/2022).

Berdasarkan pantauan di lapangan, pelaku kekerasan seksual JEP tiba di lapas sekitar pukul 16.45 WIB dengan menumpang mobil Kijang Innova bernopol AD 8869 MU warna hijau gelap. Usai turun dari mobil, JEP langsung dibawa masuk ke lapas. JEP digelandang menuju lapas tanpa diborgol.

“Hari ini kami menerima penetapan dari majelis hakim yang mengadili perkara ini yang isinya menetapkan penahanan selama 30 hari,” kata Kajari Kota Batu Agus Rujito.

Kini JEP tengah terjerat dugaan kasus eksploitasi ekonomi anak yang masih akan terus diselidiki.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: berita kriminal di Kota Batu hari iniBos SMA SPIBos SMA SPI ditahan di Lapas MalangBos SMA SPI Kota BatuKasus kekerasan seksualKasus Kekerasan Seksual SMA SPIKekerasan Seksual di Kota BatuKorban kekerasan seksual SPIKota Batu hari iniPelaku kekerasan seksualUpdate kasus kekerasan seksual SMA SPI Kota Batu
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Terang memeluk erat putranya MA (30) narapidana Lapas Tuban saat pertemuan pertama setelah setahun lebih tidak bisa tatap muka akibat pandemi Covid-19.

Kunjungan Tatap Muka di Lapas Tuban Diwarnai Suasana Haru, Ayah dan Anak Berpelukan Erat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID