• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jembatan Glendeng. (Foto: Dokumen DPRD Tuban/Tugu Jatim)

Komisi I DPRD Tuban kunjungan kerja ke Kantor Dirjen Jalan dan Jembatan, Kementerian PUPR, Jumat (22/07/2022). (Foto: Dokumen DPRD Tuban)

Masalah Jembatan Glendeng Tuban-Bojonegoro Tuntas, Aset Diserahkan ke Pemprov Jatim

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Masalah kepemilikan aset Jembatan Glendeng yang menghubungkan dua kabupaten, yakni Tuban–Bojonegoro, akhirnya tuntas. Kementerian PUPR lewat Direktorat Jenderal Bina Marga merekomendasikan aset jembatan kepada Pemerintah Provinsi Jatim.

Persoalan Jembatan Glendeng yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo sepanjang 310 meter ini tidak tercatat dalam Barang Milik Negara (BMN). Jadi, dasar itu yang digunakan Kementerian PUPR.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

“Intinya, Jembatan Glendeng ini asetnya tidak tercatat di mana pun. Jadi, menyerahkan sepenuhnya ke Pemprov Jatim, untuk secepatnya dilaksanakan,” ujar Ketua Komisi I DPRD Tuban Fahmi Fikrino saat kunjungan kerja di Kantor Dirjen Jalan dan Jembatan, Kementerian PUPR, Jumat (22/07/2022).

Roni, sapaan akrabnya, mengatakan, pasca pertemuan ini Komisi I segara berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga PUPR Jatim. Tujuannya membicarakan terkait hasil kunjungan ini yang salah satu poinnya menyerahkan aset Jembatan Glendeng ke Pemprov Jatim dan segera ditangani.

“Kami meminta agar secepatnya ditindaklanjuti sehingga proses untuk penyerahan aset bisa cepat selesai dan bisa dikerjakan,” ucap mantan ketua Fraksi PKB ini.

Untuk diketahui, Jembatan Glendeng dibangun bersama-sama pada 1989 hingga 1990-an dengan penanganan berupa bangunan bawah oleh Pemkab Bojonegoro dan Kabupaten Tuban. Bangunan atas berupa rangka baja, pengangkutan pemasangan rangka baja merupakan bantuan dari pemerintah pusat, sedangkan lantai jembatan oleh Pemprov Jatim.

Pada 2020 terjadi kerusakan parah pada jembatan, berupa longsoran pada sisi kanan dan kiri oprit atau segmen jalan yang menghubungkan jalan raya dengan jembatan yang mengakibatkan ambles. Hal itu membuat lalu lintas terpaksa ditutup untuk keselamatan pengendara.

Sedangkan pada 2021, tepatnya September-Desember 2021, Dinas PUPR Kabupaten Tuban telah membangun jembatan pendekat dan bangunan pelindung arus air pada sisi Tuban atau pembangunan jembatan pendekat. Fungsinya untuk menggantikan oprit agar lalu lintas kendaraan, terutama roda dua dapat berfungsi kembali.

Namun, pada 2022 kembali terjadi kerusakan pada oprit jembatan arah Tuban akibat longsor. Hasil pengamatan pada periode Januari-Mei 2022, ternyata terjadi penurunan pada jembatan pendekat arah Tuban sebesar kurang lebih 38 cm dan sampai saat ini belum mendapatkan penanganan.

Di samping terkait masalah teknis atau kerusakan jembatan, masih tersisa permasalahan terkait aset Jembatan Glendeng. Saat ini jembatan tersebut tidak tercatat dalam aset Pemprov Jatim, Pemkab Tuban, maupun Pemerintah Bojonegoro. Sehingga selalu menjadi kendala dalam penyelesaian konstruksi secara menyeluruh.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Aset Jembatan Glendengberita Jatim hari iniBerita terbaru Jembatan GlendengJembatan GlendengJembatan Glendeng Tuban-BojonegoroKabupaten Tuban hari iniPemkab TubanPemprov Jatim ambil alih aset Jembatan GlendengPerbaikan Jembatan GlendengTuban hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Bandara Juanda. (Foto: Humas Bandara Juanda/Tugu Jatim)

Lestarikan Budaya, Bandara Juanda Surabaya Tampilkan Seni Reog Ponorogo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID