• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
kanker usus besar. (Foto: Dok Muhammadiyah.or.id/Tugu Jatim)

Susanti, Dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (kanan), saat menunjukkan Kit BioColoMelt-Dx untuk mendeteksi kanker usus besar. (Foto: Dok Muhammadiyah.or.id)

Deteksi Kanker Usus Besar? Dosen Muhammadiyah Purwokerto Beri Solusi lewat Alat Kit BioColoMelt-Dx

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PURWOKERTO, Tugujatim.id – Kanker usus besar menduduki peringkat ketiga jenis penyakit terbanyak yang diidap masyarakat Indonesia. Tingginya jumlah pengidap kasus kanker ini menginspirasi Susanti, Dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, untuk berinovasi membuat Kit BioColoMelt-Dx. Seperti apa inovasinya?

Melansir dari laman Muhammadiyah.or.id, Kit BiocoloMelt-Dx merupakan alat diagnostic molekuler deteksi kanker usus besar yang sudah dapat izin edar dari Kementerian Kesehatan RI sejak 1 Juli 2022. Alat pendeteksi kanker usus besar ini sudah diriset dan diteliti oleh Susanti sejak menempuh pendidikan S-3 di University of Nottingham, UK.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Susanti terinspirasi dari pelayanan untuk kanker usus di UK, di mana treatment pengobatan kanker tidak hanya berdasarkan tingkat stadiumnya saja, tapi disesuaikan dengan kondisi genetika pasien.

“Sekarang itu obatnya sudah berdasarkan mutasi gen. Misalnya ada pasien mutasi gennya A, maka obatnya A. Tapi, bila pasien mutasi gennya B, maka obatnya B. Itulah yang akhirnya membuat saya membuat tes kit ini,” ujar Susanti dikutip dari Muhammadiyah.or.id pada Sabtu (30/07/2022).

Menurut Susanti, kasus pengidap kanker usus besar berpotensi terus bertambah seiring dengan kebiasaan masyarakat yang mengonsumsi makanan yang tak sehat. Selain itu, kanker usus juga berpeluang besar untuk diturunkan secara genetik.

“Kemungkinan risiko kanker usus karena kelainan genetik turunan di Indonesia cukup tinggi. Kalau di negara lain 2-3%, di Indonesia itu lebih dari 10%. Fenomena pasien kanker usus muda di bawah 50 tahun juga 3 kali lipat,” ujar Susanti dikutip dari Muhammadiyah.or.id.

Karena itu, dengan alat ini pasien kanker usus besar bisa mendeteksi dini adanya mutasi gen. Hal ini bisa membantu pasien menentukan treatment yang tepat. Selain itu, bisa mengetahui apakah kanker usus besar yang diderita punya potensi untuk diturunkan secara genetik atau tidak.

“Mungkin sudah terlambat untuk pasien, tapi penting untuk keluarga yang sedarah, kakak, adik, dan anak. Mereka jadi tahu punya risiko tinggi untuk dapat kanker bisa ke arah deteksi dini dan monitoring lebih sering. Kalau masih stadium 1, tingkat survival ratenya masih 90 persen,” ungkapnya.

Standar Internasional

Menurut Susanti, kit pendeteksi kanker usus besar buatannya mudah digunakan. Cara mengaplikasikannya mirip dengan alat untuk tes PCR Covid-19 hanya berbeda hasil dan tujuannya.

Untuk harganya pun lebih murah dibanding alat tes serupa di luar negeri. Tingkat akurasi BioColoMelt-Dx juga diklaim sebanding dengan alat tes yang berstandar internasional.

“Itu 100% hasilnya sama. Validasi klinis ini kami lakukan pada sampel pasien Indonesia itu bekerja sama dengan UGM Sardjito, UI RSCM, RS Dharmais, Kanker Dharmais, dan Universitas Riau,” jelasnya.

Susanti menambahkan, untuk bisa mendapatkan BioColoMelt-Dx, rumah sakit atau klinik bisa langsung menghubungi pihak Bio Farma. Alat yang dijual dengan kisaran harga Rp20 jutaan ini bisa digunakan untuk kapasitas hingga 20 pasien.

“Semoga bermanfaat untuk pasien-pasien di Indonesia dan keluarganya karena hasil penelitian kami menunjukkan bahwa kemungkinan risiko kanker usus yang muncul karena kelainan genetik turunan di Indonesia itu cukup tinggi,” ujarnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Alat pendeteksi kanker usus besarBerita pembuatan alat pendeteksi kanker usus besarBerita Purwokerto hari iniCegah kanker usus besar secara genetikDeteksi kanker usus besarDosen Muhammadiyah PurwokertoDosen Muhammadiyah Purwokerto bikin alat deteksi kanker usus besarInovasi dosen Muhammadiyah PurwokertoKanker usus besarPurwokerto hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Pelat nomor putih. (Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Malang)

Kabupaten Malang Bertahap Terapkan Pelat Nomor Putih untuk Kendaraan Roda 4

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID