• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua DPD APTRI PG Kebon Agung Dwi Irianto berbicara soal gula kristal. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Ketua DPD APTRI PG Kebon Agung Dwi Irianto berbicara soal gula kristal. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

65 Ribu Ton Gula Tak Terjual, Pemkab Malang “Paksa” Investor Borong Gula Lokal

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Saat ini para petani di Kabupaten Malang sedang risau karena puluhan ribu ton gula hasil panen tebunya tak laku terjual di pasaran. Hal ini disebabkan karena gula kristal rafinasi (GKR) akan muncul dengan harga lebih murah dari harga gula lokal.

Setidaknya, ada 65 ribu ton gula lokal yang saat ini masih mengendap di gudang Pabrik Gula (PG) Kebon Agung dan PG Krebet. Dan 65 ribu ton gula  itu hingga kini belum terjual karena tidak ada pengepul yang mau membeli.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Untuk menanggulanginya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Malang akan menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami akan membantu para petani tebu ini dengan menyurati Presiden Joko Widodo secara langsung,” terang Bupati Malang Muhammad Sanusi saat dikonfirmasi Selasa (26/01/2021) di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

Surat tersebut sendiri bertujuan untuk meminta Presiden Joko Widodo untuk menekan investor agar membeli gula-gula lokal yang terancam tak terbeli.

“Kemarin kan sudah meneken kontrak (untuk membeli gula lokal), tapi dibatalkan. Karena itu, kami meminta bantuan presiden agar para investor menepati janjinya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD APTRI PG Kebon Agung Dwi Irianto menjelaskan jika alasan menyurati presiden tersebut karena peluang menjual gula pada pengepul sudah sirna.

Para pengepul tersebut tidak berminat membeli gula lokal karena GKR dan gula mentah hasil impor akan mulai beredar.

“Gula lokal itu harganya lebih mahal daripada GKR dan gula mentah impor. Kalau gula lokal Rp 10.800 per kg dan gula impor sekitar Rp 7.000 per kg, itu pun sudah diolah,” jelasnya.

“Kalau sama-sama sudah dijual dengan harga eceran tertinggi (HET) sekitar Rp 12.000, maka masyarakat akan lebih memilih gula impor tersebut,” sambungnya.

Karena itu, Dwi mengatakan, hanya ada satu cara agar puluhan ribu ton gula tersebut bisa terjual. Yaitu, dengan memaksa investor membeli gula-gula tersebut.

“Hanya lewat presiden itu agar investor mau membeli. Kalau tidak, maka petani lokal akan tekor. Mereka sudah keluar biaya produksi, tapi hingga kini belum dibayar (hasil gula),” ujarnya. (rap/ln)

Tags: Bupati Malang Sanusigulaharga gulaKabupaten MalangpengepulPG Kebon Agung
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
PT KAI akan menggunakan GeNose C-19 untuk sreening Covid-19 pada penumpang kereta api. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Terapkan Screening, PT KAI Surabaya Gunakan GeNose C-19 untuk Deteksi Corona

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID