• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Malang Muhammad Sanusi berbicara mengenai Kampung Tangguh Semeru. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Bupati Malang Muhammad Sanusi berbicara mengenai Kampung Tangguh Semeru. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Pemkab Malang Cari Jalan Keluar untuk Vaksinasi Masyarakat Tak Ter-Cover BPJS

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk mencari jalan keluar mengenai permasalahan vaksinasi bagi masyarakat yang tidak ter-cover Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, jumlah total keseluruhan masyarakat di Kabupaten Malang saja pada 2020 mencapai 2.619.975 jiwa.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

“Kami masih menunggu kebijakan dari pusat dan berapa (dosis vaksin) yang datang karena ketersediaannya sampai saat ini masih 7.000 dosis. Kami mengejar target, tapi kalau barangnya tidak ada bagaimana,” terang Bupati Malang Muhammad Sanusi saat dikonfirmasi Rabu (27/01/2021).

Untuk saat ini, alumnus Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Ganjaran ini menjelaskan jika prioritas vaksinasi saat ini adalah tenaga kesehatan (nakes) dan aparatur sipil negara (ASN).

“Sementara ini yang prioritas tenaga kesehatan (nakes) dan ASN sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo menjelaskan jika saat ini yang menjadi prioritas vaksinasi adalah masyarakat yang ter-cover BPJS.

“Data (penerima vaksin) memang berdasarkan data peserta BPJS, baik itu BPJS penerima bantuan BPJS iuran pemerintah pusat maupun pemerintah bantuan BPJS dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Namun, Arbani belum bisa memastikan berapa jumlah masyarakat yang ter-cover BPJS dan menerima vaksin Covid-19.

“Kalau untuk nakes, kami sudah mengusulkan untuk sekitar 8 ribu. Namun, untuk masyarakat peserta BPJS di Kabupaten Malang itu yang tahu pihak BPJS,” ungkapnya.

Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini juga menegaskan vaksinasi butuh untuk 70 persen masyarakat Kabupaten Malang agar mendapatkan herd immunity.

“Di Kabupaten Malang sudah cukup dengan 70 persen penduduk divaksin. Sebab, dengan jumlah itu sudah cukup untuk mendapat herd immunity,” ujarnya. (rap/ln)

Tags: Bupati Malang Sanusicovid19Kabupaten Malangvaksin coronavaksinasi COVID-19
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Sebanyak 50 poket kecil isi tembakau diduga narkoba ditemukan di dalam kepalan mendol, makanan khas Malang. Makanan ini akan dikirim ke warga binaan di Lapas Klas I Lowokwaru, Malang. (Foto: Humas Lapas Lowokwaru/Tugu Jatim)

Lapas Lowokwaru Malang Amankan 50 "Mendol" Isi Tembakau Gorila Diduga Narkoba

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID