Lapas Lowokwaru Malang Amankan 50 “Mendol” Isi Tembakau Gorila Diduga Narkoba

  • Bagikan
Sebanyak 50 poket kecil isi tembakau diduga narkoba ditemukan di dalam kepalan mendol, makanan khas Malang. Makanan ini akan dikirim ke warga binaan di Lapas Klas I Lowokwaru, Malang. (Foto: Humas Lapas Lowokwaru/Tugu Jatim)
Sebanyak 50 poket kecil isi tembakau diduga narkoba ditemukan di dalam kepalan mendol, makanan khas Malang. Makanan ini akan dikirim ke warga binaan di Lapas Klas I Lowokwaru, Malang. (Foto: Humas Lapas Lowokwaru/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Lapas Kelas I Lowokwaru, Kota Malang, menemukan puluhan poket kecil dalam bungkusan makanan yang dikirim masuk melalui drive-thru pada Selasa (26/01/2021). Hasilnya, saat membongkar pada Rabu (27/01/2021), ada 50 poket kecil itu berisi tembakau diduga mengandung narkotika tembakau gorila.

Uniknya, poket isi tembakau gorila itu disamarkan dalam bentuk makanan mendol. Mendol adalah makanan olahan khas Malang dari tempe kedelai yang dikepal-kepal berbentuk lonjong. Namun, di dalam kepalan itu berisi poket-poket isi tembakau gorila.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Informasi yang dihimpun dari Humas Lapas Lowokwaru Malang, mulanya petugas menggeledah barang dan curiga dari hasil X-ray pada bungkusan makanan kiriman dari keluarga warga binaan di layanan penitipan barang Drive-Thru L’SIMA.

Poket isi tembakau diduga narkoba. (Foto: Humas Lapas Lowokwaru/Tugu Jatim)
Poket isi tembakau diduga narkoba. (Foto: Humas Lapas Lowokwaru/Tugu Jatim)

Dari hasil pemindaian, Kepala Keamanan Lapas Klas I Lowokwaru I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan bahwa ada yang aneh dalam bungkusan makanan itu. Dari sekian jenis makanan yang dibongkar, didapati di dalam kepalan mendol tersebut berisi tembakau.

“Kami menemukan 50 paket kecil di dalam kiriman makanan yang dikirim oleh 3 orang berbeda dan ditujukan kepada 3 warga binaan. Sampai saat ini kami belum tahu apa sebenarnya benda (tembakau) ini jenis tembakau gorila atau tembakau biasa,” jelas dia.

Dia menambahkan, 3 warga binaan penerima barang ini adalah warga binaan yang tengah menjalani vonis penjara akibat kasus narkotika. Nanti pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait korelasi tersebut.

Saat ini barang bukti ini diserahkan ke Satreskoba Polresta Malang Kota untuk dilakukan identifikasi memastikan jenis barang yang ditemukan ini. Bila nanti barang ini dipastikan narkoba, pihak lapas akan melakukan penyelidikan lebih lanjut demi upaya pemberantasan narkoba.

“Saat ini sudah kami lakukan pemeriksaan terhadap 3 warga binaan tersebut. Jika nanti barang ini sudah pasti narkoba, kami siap bersinergi menindak lebih lanjut. Semua demi mewujudkan Lapas Klas I Malang bebas dari peredaran narkoba,” harapnya. (rap/ln)

  • Bagikan