TUBAN, Tugujatim.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban, akan memanggil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terkait rencana pembangunan proyek yang akan segera dikerjakan pada bulan September 2022.
Sejumlah proyek yang menjadi sorotan dari anggota dewan yakni pertama, Revitalisasi kawasan Rest Area yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 8,3 Miliar dan penataan bangunan dan lingkungan Gedung Olahraga (GOR) Rangga Jaya Anoraga sekitar Rp 8,6 Miliar.
Kemudian area alun-alun dan Pantai Boom masuk dalam satu paket pengerjaan sebesar Rp 1,9 miliar. Ketiga proyek ini bersumber dari dana APBD Tuban tahun 2022.
Anggota Komisi 1 DPRD Tuban M. Musa saat dikonfirmasi membenarkan terkait hal itu. Saat ini, surat telah terkirim dan diagendakan dalam minggu pertama Bulan September 2022, pertemuan itu akan digelar.
“ Yang memang kita akan memanggil pemkab Tuban, mau minta penjelasan proyek Rest Area, Gor dan Alun-alun serta pantai Boom mau diapakan,” ujarnya
Selain itu, dalam waktu dekat pula komisinya juga akan mengundang rekanan, konsultan maupun Pimpinan Proyek (Pimpro) untuk juga menjelaskan seperti apa proyek ini.
“Saran saya (rest Area), paling tidak dibangun untuk Lahan Hijau (ruang terbuka hijau,red),”ucap anggota dewan dari Partai Hanura Tuban ini.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky saat dikonfrimasi terait rencana revitalisasi Kawasan Rest Area mengatakan, pihaknya hanya memberikan sentuhan kekikinan pada periode kepemimpinannya. Kendati demikian, pihaknya tetap berpedoman akan merawat yang sudah ada.
“ Intinya merenovasi memberikan sentuhan baru di Kabupaten Tuban, merawat yang sudah ada,” terang usai mengikuti rapat Paripurna tentang persetujuan Raperda Dana Cadangan Pilkada 2024 dan Perubahan RAPBD 2022.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengatakan, sesuai desain yang diterima pada rapat terakhir yang di pemkab Tuban beberapa bulan yang lalu. Semua bangunan akan disesuaikan atau dirubah secara keselurahan dari bangunan awal tinggalan Bupati H. Fathul Huda pada 2013.
“Desain baru. Diubah keseluruhan. Bangunan dom dipindah. Kemudian ada juga tempat pertunjukan ada ditempat terbuka. Yang jelas lebih milenial,” teranganya.








