TASIKMALAYA, Tugujatim.id – Siapa yang menyangka menjalani hidup tanpa listrik ternyata tetap dilakoni warga Kampung NagaTasikmalaya, tepatnya di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Mungkin bagi kebanyakan orang perkotaan tak bisa hidup tanpa listrik, nyatanya warga kampung ini justru sebaliknya. Mereka beranggapan dengan hidup pakai listrik, kehidupan akan rusak.
Kampung yang memiliki penduduk sebanyak 295 orang tersebut bisa hidup tanpa listrik. Mereka menyatu dengan alam dan hanya pakai lampu teplok untuk penerang di malam hari. Bagaimana potret kehidupan warga di Kampung Naga Tasikmalaya ini?
Catatan ini adalah bagian dari program Jelajah Jawa-Bali tentang Inspirasi dari Kelompok Kecil yang Memberi Arti oleh Tugu Media Group x PT Paragon Technology and Innovation. Program ini didukung oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Pondok Inspirasi, Genara Art, Rumah Wijaya, dan pemimpin.id.
Inilah foto-foto Herlianto A., Redaktur Tugujatim.id, yang turun langsung ke wilayah Kampung Naga Tasikmalaya:
Maun, Punduh Kampung Naga saat ditemui tim jelajah Tugu Media Group pada Kamis (01/09/2022). (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Lorong di antara rumah-rumah warga Kampung Naga.(Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
CEO Tugu Media Group Irham Thoriq memberikan bingkisan pada Maun, Punduh Kampung Naga. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Biji kapol yang biasa dijual warga Kampung Naga untuk kebutuhan hidup. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Kerajinan tangan karya warga Kampung Naga. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Kaum ibu warga Kampung Naga saat bercengkerama. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Cahyan sedang menunjukkan kentongan masjid di Kampung Naga saat ditemui tim jelajah Tugu Media Group pada Kamis (01/09/2022). (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Salah satu warga Kampung Naga sedang membuat kerajinan. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Cahyan menunjukkan lesung penumbuk padi milik Kampung Naga. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Maun menunjukkan lampu teplok yang digunakan di malam hari. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
CEO Tugu Media Group Irham Thoriq dan Cahyan foto bersama. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Warga Kampung Naga membersihkan balai-balai di depan rumahnya. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Cahyan sedang membuka buku tamu menunjukkan para tamu yang pernah datang. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Warga Kampug Naga menggunakan sumber air untuk mencuci. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Anak-anak di Kampung Naga sedang bermain bersama. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Suasana anak-anak di Kampung Naga ketika bermain. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Warga Kampung Naga juga berjualan makanan dan minuman. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Salah satu warga Kampung Naga yang tengah beraktivitas. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
Anak di Kampung Naga tampak ceria bermain. (Foto: Herlianto.A/Tugu Jatim)
TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...
BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...
PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...