• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Panglima Koarmada II, Laksda TNI Hutabarat saat memberikan keterangan kepada media.

Panglima Koarmada II, Laksda TNI Hutabarat saat memberikan keterangan kepada media. (Foto: Dokumen Ade)

Pesawat Latih TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Ditemukan di Kedalaman 15 Meter

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pesawal Latih TNI Angkatan Laut T-2503 jenis Bonanza G36 yang jatuh di perairan Selat Madura ditemukan di kedalaman 15 meter dari permukaan laut, Kamis (8/9/2022).

“Kami sudah menemukan pesawat T-2503 yang berada di bawah permukaan air kurang lebih 15 meter. Saat ini kami upayakan mengangkat pesawat tersebut,” kata Panglima Koarmada II, Laksda TNI AL Hutabarat.

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM

Hutabarat mengatakan, peristiwa jatuhnya pesawat latih tersebut berawal dari kegiatan latihan operasional kesiapsiagaan yang dilakukan pada Rabu (7/9/2022) kemarin.

“Karena peristiwa itu terjadi, kami mengubah latihan tersebut menjadi operasi Search and Rescue (SAR) yang dipimpin langsung Koarmada II,” ujarnya.

“Saat ini kami upayakan mengangkat pesawat ini, dibantu oleh 7 Kapal KRI, 3 tim penyelam dan 2 tim Ops Paska,” imbuhnya.

Kronologi pesawat tersebut jatuh, berawal dari informasi MCC tower Bandara Internasional Juanda Surabaya yang menyampaikan bahwa telah terjadi lost contact pesawat milik TNI AL.

“Pukul 08.45 WIB Pesawat latih TNI AL T-2503 Bonanza G-36 take off dari bandara Juanda dengan rute lokasi area Surabaya,” kata Kadispen Koarmada II, Asep Aryansyah, melalui keterangannya.

Pesawat yang dikendarai dua awak yakni pilot bernama Yudistira dan Co Pilot Dendi hilang kontak pukul 08.55 WIB di perairan Laut Selat Madura.

“Hilang kontak di antara perairan Bangkalan Madura dan Gresik,” pungkas Asep.

Tags: Peswat LatihSelat MaduraTNI AL
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
Ilustrasi pangkalan sopir angkot di Kota Pasuruan.

BBM Naik, Angkot di Kota Pasuruan Makin Merana

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID