• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
smp 8 kota pasuruan tugu jatim

Kondisi muatan minibus rombongan pensiunan guru SMP 8 Kota Pasuruan yang berhamburan keluar paska menabrak truk di Tol Solo-Semarang KM 436, Kecamatan Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/9/2022). Foto: dok Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng

Firasat Keluarga Korban Kecelakaan di Tol Semarang

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sejumlah firasat dirasakan keluarga rombongan pensiunan guru SMP 8 Kota Pasuruan yang mengalami tabrakan dengan truk di Tol Solo-Semarang KM 436, Kecamatan Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/9/2022).

Beberapa saat sebelum terjadinya kecelakaan minibus elf yang menewaskan lima orang rombongan pensiunan guru termasuk sopir dan menyebabkan tujuh orang luka-luka ini, pihak keluarga termasuk pihak sekolah merasakan hal-hal yang seolah jadi pertanda.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Seperti halnya yang dirasakan oleh Ahmad Afif (16), keponakan dari korban kecelakaan, Evi Kristina (47), guru BK aktif di SMP 8 Kota Pasuruan.

Menurut Afif, sekitar seminggu sebelumnya, dia merasa bibinya tersebut lebih sering berinteraksi dan meminta tolong kepada dirinya. “Seminggu sebelum kejadian, bu Evi kok jadi banyak nyuruh-nyuruh, saya jadi mikir apa mungkin ini tandanya, saya nggak nyangka padahal sebelumnya Bu Evi sehat-sehat saja” ucapnya.

Pelajar SMA 1 Kota Pasuruan ini juga sempat diajak oleh bibinya untuk ikut rombongan pensiunan guru SMP 8. Namun ada firasat tidak enak. Maka, dia menolak ajakan tersebut dan memilih berkegiatan bersama teman-temannya. “Sempat dipaksa buat ikut, tapi saya nggak bisa, ada kegiatan lain juga,” imbuhnya.

Firasat buruk juga sempat dirasakan oleh Andrik, anak dari korban kecelakaan, Arifah (63), pensiunan guru SMP 8 Kota Pasuruan.

Menurut Andrik, sehari sebelum keberangkatan ibunya, perasaan hatinya tiba-tiba menjadi tidak tenang.
“Sebelum berangkat perasaan sudah tidak enak,” ucap Andrik saat ditemui di rumah duka.

Dia pun sempat melarang Arifah untuk ikut rombongan teman-teman sesama pensiunan guru SMP untuk pergi ke Semarang. Namun karena merasa sudah terikat janji, Arifah tetap memilih berangkat. “Saya sempat minta supaya tidak usah ikut saja, tapi katanya nggak enak karena sudah janjian,” bebernya.

Tidak hanya pihak keluarga, sejumlah guru di SMP 8 Kota Pasuruan sudah merasakan firasat jauh hari sebelum insiden kecelakaan maut terjadi.

Menurut Puji Utami, Waka Kesiswaan SMP 8 Kota Pasuruan, beberapa waktu sebelum kecelakaan, Evi Kristina nampak lebih perhatian kepada rekan-rekannya sesama guru. Wanita yang tinggal di Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, ini hampir setiap hari membawakan makanan kecil untuk disantap bersama teman-temannya. “Beberapa waktu lalu itu sering Bu Evi itu bawa-bawa kue buat teman-temannya,” ucap Puji.

Puji mengaku tidak menyangka bahwa rekannya tersebut akan berpulang dengan secepat itu.
Bahkan sehari sebelum berangkat ke Semarang, dia bersama Evi Kristina masih sempat mengisi materi sosalisasi kepada puluhan muridnya. “Padahal kemarin masih ketemu, sama saya ngisi sosialisasi ke 40 siswa, sempat foto bersama juga dengan anak-anak,” kenangnya.

Sebelumnya, kecelakaan maut minibus Elf rombongan pensiunan guru asal SMP 8 Kota Pasuruan itu terjadi pada Sabtu (24/9/2022) pagi, pukul 04.00 WIB.

Diduga akibat sopir mengantuk, minibus tersebut menabrak bagian belakang truk di Tol Solo-Semarang, tepatnya KM 436, Kecamatan Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

Tags: kecelakaan rombongan pensiunan guru smp 8 kota pasuruanSemarangSMP 8 Kota Pasuruan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
aqua dwipayana tugu jatim

Dr Aqua Dwipayana: Dalam Komunikasi Berlaku Peribahasa “Pikirkan Dahulu Pendapatan, Sesal Kemudian tak Berguna”

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID