• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
mie sedaap tugu jatim

Mi Sedaap varian Korean Spicy Chicken dan Korean Spicy Soup ditarik Badan Pangan Singapura (CFA) akibat temuan pestisida. Foto: pinterest

Badan Pangan Singapura Tarik Produk Mie Sedaap dari Pasaran

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Badan Pangan Singapura, SFA meminta Sheng Sheng F&B Industries untuk menarik produk mie instan asal Indonesia, mie Sedaap, dari peredaran setelah didapati pestisida jenis etilen oksida dalam produk selama survei makanan. Hal ini menyusul deteksi dalam produk es krim Haagen-Dazs pada Agustus lalu.

Penarikan ini berlaku untuk dua produk, yakni Korean Spicy Chicken dengan masa kedaluwarsa 21 Mei 2023 dan Korean Spicy Soup dengan masa kedaluwarsa pada 17 Maret 2023.

You might also like

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM
Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

29/05/2026 8:14 PM

SFA mengatakan, pestisida ini tidak diizinkan digunakan dalam makanan dan hanya diperbolehkan untuk mensterilisasi rempah dengan batas tertentu.

“Di bawah Peraturan Makanan Singapura, etilen oksida diizinkan untuk digunakan dalam sterilisasi rempah-rempah. Batas Maksimum Residu (MRL) etilen oksida dalam rempah-rempah tidak boleh melebihi 50 mg per kg,” jelas SFA, dalam rilis resminya.

Melansir dari CNA, SFA juga akan melanjutkan pengujian terhadap produk Mie Sedaap lainnya. Dalam hal ini, mereka juga akan melibatkan kerja sama dengan importir dan otoritas Indonesia untuk menyelidiki sekaligus memperbaiki penyebab terjadinya kontaminasi etilen oksida.

Menurut SFA, etilen oksida adalah pestisida yang tidak diizinkan untuk dipergunakan dalam makanan. Meskipun tidak menimbulkan risiko langsung pada tingkat konsumsi yang rendah, paparan jangka panjangnya dapat menyebabkan masalah pada kesehatan.

Menurut laporan dari Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat, paparan jangka panjang terhadap etilen oksida pada manusia dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, hidung, tenggorokan dan paru-paru, serta kerusakan pada otak dan sistem saraf.

Terkait permasalahan ini, CFA menghimbau kepada konsumen yang telah membeli produk untuk tidak mengkonsumsinya, dan bagi mereka yang sudah terlanjur serta memiliki kekhawatiran tentang kesehatan diharapkan untuk segera mencari saran medis.

Melansir dari berbagai sumber, penarikan dua varian ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, hal serupa juga pernah dilakukan oleh Pusat Keamanan Pangan Hongkong, CFS. Informasi ini telah diterbitkan melalui situs resmi mereka pada (27/09/2022) lalu, dengan alasan temuan yang sama.

Tags: badan pangan singapuramie sedaapSingapura
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Tuban

UMKM Perempuan di Tuban Mulai Berkembang Lewat Pendampingan Usaha

by Mochamad Abdurrochim
25/05/2026 4:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah pelaku usaha rumahan perempuan di Tuban mulai menunjukkan perkembangan usaha setelah mendapat pendampingan berkelanjutan melalui program...

Next Post
Doa bersama. (Foto: Dok Pemkot Malang/Tugu Jatim)

Ratusan Warga Malang Doa Bersama di Alun-Alun Tugu, Sutiaji: Semua Aremania Itu Cinta Damai

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID