TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah pelaku usaha rumahan perempuan di Tuban mulai menunjukkan perkembangan usaha setelah mendapat pendampingan berkelanjutan melalui program UMKM Permata.
Program tersebut menyasar kelompok perempuan agar memiliki peluang meningkatkan pendapatan keluarga melalui usaha mandiri berbasis potensi lokal.
Para anggota UMKM Permata terdiri dari ibu rumah tangga yang mengembangkan berbagai produk olahan. Mulai dari makanan ringan, kue basah, terasi, minuman herbal, hingga kerajinan tangan.
Pendampingan tidak hanya dilakukan dalam bentuk pelatihan produksi, tetapi juga penguatan kemampuan pemasaran dan pengembangan kualitas produk agar lebih kompetitif.
Di tengah aktivitas industri pembangkit listrik, keberadaan kelompok usaha tersebut perlahan menjadi ruang baru bagi perempuan untuk membangun kemandirian ekonomi keluarga.
Baca juga : Songsong Proyek Strategis Nasional, Bupati Tuban Dorong Penguatan Sektor UMKM dan Ekonomi
Produk Lokal Mulai Dikenal
Ketua UMKM Permata, Rini Tri Wahyuningsih, mengatakan para anggota kini lebih percaya diri mengembangkan usaha setelah mendapat pembinaan secara rutin.

“Sekarang anggota mulai berani mengembangkan usaha karena sudah mendapatkan banyak pendampingan. Harapannya kelompok ini bisa terus berkembang,” katanya, Senin (25/05/2026).
Ia menyebut sebagian produk yang sebelumnya hanya dipasarkan terbatas di lingkungan sekitar kini mulai dikenal lebih luas. Menurutnya, pendampingan yang diberikan membantu anggota memahami cara meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas peluang pemasaran.
Pemberdayaan Perempuan Jadi fokus
Sementara itu, Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, Yunan Kurniawan, menilai pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang berkelanjutan dengan masyarakat sekitar.
“Perempuan memiliki peran besar dalam ketahanan ekonomi keluarga. Karena itu kami berharap kelompok ini bisa terus tumbuh dan memberi manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Selain mendorong pertumbuhan usaha kecil, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekitar kawasan operasional pembangkit listrik.
Kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dinilai menjadi salah satu upaya agar pertumbuhan sektor industri tetap berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Mochamad Abdurrochim








