• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
pemkab malang tugu jatim

Kepala DP3A Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo. Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Jatim

Pemkab Malang Buka Layanan Psikososial untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Malang memberikan pelayanan psikososial bagi korban tragedi Kanjuruhan yang mengalami trauma psikis.

Dua pekan sejak terjadinya tragedi Kanjuruhan, sebanyak 119 orang telah mendapatkan bantuan dari pelayanan psikososial tersebut.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Hingga Jumat (14/10/2022) sore, dari 119 orang yang sudah mendapatkan pelayanan psikososial, 69 orang di antaranya telah tuntas dan sisanya masih mendapatkan pelayanan.

pemkab malang tugu jatim
Poster layanan psikososial oleh DP3A Kabupaten Malang. Foto: Instagram DP3A Kabupaten Malang

Kepala DP3A Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo mengatakan bahwa layanan ini berbasis hotline dan telah dibuka sehari setelah Tragedi Kanjuruhan terjadi, pada Sabtu (1/10/2022) malam lalu.

“Di hari pertama saja kami sudah mendapatkan enam (pelapor). Itu belum 24 jam (sejak dibuka), baru empat atau lima jam,” ujar Arbani.

Pada saat itu, pihaknya baru menggandeng Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) untuk memberikan layanan psikososial. Seiring berjalannya waktu, banyak organisasi dan komunitas yang mau membantu memberikan layanan psikososial bagi korban tragedi Kanjuruhan, seperti Save the Children hingga BTS Army.

Karena banyaknya pihak yang mau membantu, Bupati Malang, Sanusi mengusulkan agar semuanya dikolaborasikan dan berada dalam satu koordinator.

“Tujuannya agar data layanan tersebut seragam, sehingga apabila kami dimintai (laporan) oleh pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, apa yang sudah dilakukan Pemkab Malang itu jelas dan terukur,” terang Arbani.

Bagi korban tragedi Kanjuruhan yang ingin mendapatkan pelayanan psikososial, DP3A Kabupaten Malang telah membuka hotline di nomor 081232575796.

Di samping itu, korban juga bisa mengunjungi puskesmas terdekat atau fakultas psikologi di universitas terdekat untuk mendapatkan pelayanan tersebut.

“Kami membuka pos pelayanan di puskesmas yang dikoordinir oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, sehingga puskesmaspun bisa menerima laporan untuk korban-korban yang membutuhkan layanan psikososial,” kata Arbani.

Semua korban yang mendaftar baik di hotline, puskesmas, maupun universitas akan mengisi formulir di aplikasi yang sama sehingga semuanya bisa dipastikan terdata oleh DP3A Kabupaten Malang.

Setelah mendaftar, korban akan dihubungi melalui telepon. Jika dirasa korban memerlukan home visit, maka tim akan mengunjungi korban tersebut di rumahnya. “Konsultasi dilakukan by phone. Dari situ kami saring bahwa yang bersangkutan ini membutuhkan pelayanan home visit atau tidak,” kata Arbani.

Ke depan, pihaknya akan menerapkan pelayanan psikososial dengan metode community building. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak korban mendapatkan bantuan dan hasilnya bisa lebih maksimal.

“Kalau person by person, dalam sehari kami bisa melayani tiga orang. Tapi dengan community building, diharapkan dalam sehari bisa dilayani lima tim. Satu tim melayani 10 orang. Jadi totalnya 50 orang dalam sehari,” jelas Arbani.

Pelayanan psikososial ini akan dilakukan terus hingga semua korban pulih secara psikis. Arbani berharap semua pihak, termasuk media membantu menyosialisasikan adanya pelayanan ini sehingga korban tragedi Kanjuruhan bisa terbantu secara maksimal.

Tags: Kabupaten MalangPemkab Malangtragedi kanjuruhan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
tugujatim.id

Mas Dhito Buka Luas Kerjasama Kokohkan Tekad Pemberdayaan Sektor Seni Budaya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID