• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
otopsi jenazah. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Sekjen Federasi KontraS Andy Irfan. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Otopsi Jenazah Dibatalkan, KontraS: Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Diduga Diintimidasi Polisi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Rencana otopsi jenazah korban tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, hanya tinggal rencana saja. Sebab, keluarga korban telah membatalkan permintaan otopsi itu pada Selasa (18/10/2022). Diduga, mereka mengalami intimidasi polisi sehingga membatalkan rencana itu.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menerima laporan keluarga korban tragedi Kanjuruhan tersebut mendapat intimidasi dari pihak kepolisian, bahkan aparatur sipil setempat.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

“Polisi secara sistematik dan persuasif mengintimidasi keluarga korban sampai mereka membatalkan rencana otopsi jenazah kedua anaknya yang telah meninggal,” kata Sekjen Federasi KontraS Andy Irfan pada Selasa malam (18/10/2022).

Bahkan, keluarga korban merasa tidak tenang atas kehadiran sejumlah aparat kepolisian yang mendatangi keluarga besar korban. Hingga akhirnya keluarga korban membatalkan otopsi jenazah.

“Memang tidak ada ancaman kekerasan, tapi kehadiran polisi seragam lengkap, bersenjata pula, datang ke rumah orang, tentu bisa memberikan dampak signifikan bagi psikologisnya,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, ada banyak petugas yang berada di rumah korban.

“Setiap hari ada polisi nongkrong di rumahnya. Bukan hanya personel level bintara, tapi juga perwira. Ada yang mengaku dari polres, polda, hingga Mabes Polri,” bebernya.

Andy menyayangkan tindakan kepolisian tersebut. Apalagi, Lembaga Perlindungan Korban dan Saksi (LPSK) tampaknya juga tak melakukan pendampingan pada keluarga korban tragedi Kanjuruhan tersebut.

“Saya melihat LPSK tidak sigap, keluarga korban ini merasa sangat terancam posisinya akibat intensitas tinggi kedatangan aparat kepolisian, bahkan bersama aparat sipil setempat,” ungkapnya.

Menurut dia, keluarga korban didekte membuat surat pernyataan pembatalan otopsi jenazah.

“Keluarga korban ini didikte untuk membuat surat pernyataan yang berisi membatalkan permintaan otopsi itu,” imbuhnya.

 

Tags: Berita Kota Malang hari iniKeluarga korban tragedi Kanjuruhan diduga diintimidasi polisiKomisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak KekerasankontrasKota Malang hari iniOtopsi jenazahOtopsi jenazah korban tragedi KanjuruhanOtopsi jenazah korban tragedi Kanjuruhan dibatalkanPembatalan otopsi jenazah korban tragedi KanjuruhanRencana otopsi jenazah korban tragedi Kanjuruhan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Dugaan intimidasi. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Bantah Dugaan Intimidasi, Kapolda Jatim: Silakan Konfirmasi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID