• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi. (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden) tugu jatim vaksinasi dilakukan dua kali

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi. (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)

Alasan Vaksinasi Dilakukan Dua Kali, Kemenkes: Antibodi Terbentuk 99 Persen

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Vaksinasi Covid-19 di Indonesia terus berlangsung. Penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan dua kali atau dua dosis, guna membentuk antibodi hingga 99 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/2/2021).

You might also like

Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

05/06/2026 2:30 PM
Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

05/06/2026 2:05 PM

“Sebagian besar dari vaksin Covid-19 ini imunogenitas atau antibodi yang kita harapkan lebih dari 95 persen, itu baru bisa tercapai setelah dua kali suntikan dalam waktu tertentu ya. Jadi kalau vaksin Sinovac ini rentan waktunya 14 hari (28 hari untuk lansia), maka antibodi yang muncul itu bisa mencapai 99 persen,” ujarnya.

Nadia menambahkan, bahwa untuk suntikan pertama vaksin Sinovac, antibodi yang terbentuk baru mencapai 60%. Maka untuk memaksimalkan antibodi tersebut harus diberikan 2x penyuntikan

Adapun setiap vaksin Sinovac memiliki rentang waktu penyuntikan yang berbeda-beda.

“Ada yang seperti Sinovac ini 14 hari. Kemudian ada yang seperti Astrazeneca yang memiliki rentang waktu ada yang 21 hari, ada yang 28 hari,” ucap dia

Nadia juga menyampaikan, meskipun telah mendapat suntikan vaksin, individu masih bisa terpapar Covid-19. Namun, vaksin yang telah disuntikkan akan membuat sistem pertahanan pada tubuh sehingga membuat individu tidak sakit.

“Hasil uji klinis menunjukkan bahwa vaksin ini memberi perlindungan terhadap gejala Covid-19 yang berat atau gejala Covid-19 yang mematikan,” kata Nadia

Selain itu, vaksin ini juga bisa mencegah sakit lebih parah.

“Jadi kita lihat proteksi yang benar-benar diberikan oleh vaksin ini adalah kalau kita sakit, bisa mencegah sakitnya bertambah parah,” jelasnya. (Mila Arinda/gg)

Tags: covid-19KemenkesKementerian KesehatanSinovacvaksinvaksinasi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Bau menyengat dari limbah industri tahu, meresahkan warga di sepanjang aliran sungai Kecamatan Jogoroto dan sekitarnya, Kabupaten...

Mojokerto

Momen Libur Panjang, Stasiun Mojokerto Layani 9.000 Lebih Pelanggan

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:05 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id - Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan catatan atas momen libur panjang...

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Next Post
Anggota TNI dari Kodim 0801/Pacitan Jawa Timur yang turun membantu membangun jalan desa di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Rabu (10/2/2021). (Foto: Dokumen/Kodim 0801 Pacitan) tugu jatim

Kodim 0801/Pacitan Bantu Bangun Infrastruktur Desa, Bupati Pacitan Apresiasi Tinggi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID