News  

Aksi Sosial TNI Percantik Musala Al Jami Desa Nguluhan di Tuban

Para Banbinsa berkolaborasi dengan warga Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban kompak mempercantik Masjid Jami./tugu jatim
Para Banbinsa berkolaborasi dengan warga Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban kompak mempercantik musala Jami. (Foto: Dokumen)

TUBAN, Tugujatim.id – Tak kenal lelah para Babinsa dari Koramil 0811/19 Montong, Tuban melakukan aksi sosial. Mereka bahu-membahu membantu warga membersihkan musala Al Jami.

Dalam rangka Karya Bakti TNI Semester II TA 2021 wilayah Koramil 0811/19 Montong, sejumlah personil Babinsa dikerahkan. Aksi yang dipimpin langsung oleh Danramil ini membersihkan dan mengecat musala Al Jami bersama warga masyarakat di lingkungan RT 03 RW 02 Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Kamis (11/11/2021).

Danramil 0811/19 Montong, Lettu Inf Anang Susani menjelaskan, karya bakti TNI ini merupakan salah satu bagian dari Pembinaan Teritorial (Binter) TNI-AD dengan tujuan membangun soliditas yang kokoh antara sesama prajurit TNI-Polri dengan Pemda dan komponen masyarakat lainnya. Sehingga diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terbina dengan baik menjadi lebih baik lagi.

“Keguyuban ini semoga akan langgeng seterusnya dengan bersinergi bersama-sama bekerja dalam hal memperindah dan mempercantik rumah ibadah ini,” ujar Danramil 0811/19 Montong, Lettu Inf Anang Susani.

Kepala Desa (Kades) Nguluhan, Sutikno, menyampaikan bahwa dalam kesehariannya musala ini aktif digunakan untuk kegiatan ibadah dan sosial oleh warga. Karena itu, tempat ibadah ini harus dilajutkan peremajaannya. Bahkan setiap malamnya, kegiatan kreatifitas rebana juga menjadi agenda rutin para remaja di musala.

“Alhamdulillah bapak TNI dari Koramil Montong pagi ini sudah melaksanakan Karya Bakti TNI dengan membersihkan dan mengecat musala kami. Di tempat ini ada banyak kegiatan, namun sudah tampak lusuh dan kusam. Memang sudah selayaknya untuk diremajakan catnya. Terima kasih atas bantuannya, semoga berkah,” ujar Sutikno.

Kendati melakukan karya bakti di tengah Pandemi Covid-19, kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal tersebut selain memutus penyebaran Covid-19 juga memberikan contoh dan penyadaran kepada masyarakat pentingnya prokes.