MOJOKERTO, Tugujatim.id – Stok darah yang dimiliki Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto menipis pasca Lebaran. Selain banyaknya pendonor yang memilih liburan, menipisnya stok juga terpengaruh akibat tingginya permintaan pasien cuci darah hingga pasien Demam Berdarah Dengue (DBD). Terlebih pengidap DBD tercatat mencapai 143 kasus setelah Lebaran.
Stok darah yang menipis tersebut membuat Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto merespons dengan memerintahkan personelnya untuk ikut melaksanakan donor darah. Hal ini terlihat pada kegiatan donor darah pada Jumat (19/04/2024) di Gedung Serbaguna Sarja Arya Racana, Polres Mojokerto.
Baca Juga: Transisi Pengurus Askot PSSI Mojokerto, Dua Kongres Bakal Bergulir
“Sebelumnya kami mendapatkan informasi dari rekan-rekan media bahwa PMI Kabupaten Mojokerto kekurangan stok darah. Maka kami merespons dengan memerintahkan anggota Polres Mojokerto ikut melaksanakan bakti donor darah,” terang AKBP Ihram dalam keterangan resmi, Sabtu (20/04/2024).
Selain itu, AKBP Ihram menambahkan, Polres Mojokerto menargetkan ketercukupan stok darah pasca kegiatan donor.
“Sebab menipisnya stok PMI tersebut, kami menargetkan pada kegiatan bakti donor darah bisa mencapai minimal 100 kantong darah. Ratusan kantong tersebut tentu dari anggota polisi yang mengikuti donor darah,” tambahnya.
Meski demikian, seluruh polisi yang ingin mendonorkan darah harus melewati rangkaian pengecekan (screening) kesehatan sesuai standar operasional yang berlaku. AKBP Ihram berharap adanya kegiatan bakti kesehatan donor darah ini bakal dijadikan agenda rutin Polres Mojokerto. Rencananya, giat donor darah ini minimal dilakukan tiga bulan sekali.
Baca Juga: Ini Dia 20 Jurusan Paling Banyak Diminati Jalur SNBT 2024 di Unesa, Vokasi Jadi Incaran Maba
“Donor darah ini memang untuk memenuhi kebutuhan PMI yang mendesak. Namun, kami berharap setiap tiga bulan sekali diadakan kegiatan (donor darah) seperti ini,” beber mantan Kanit 5 Subdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri ini.
Informasi menipisnya stok darah di PMI Kabupaten Mojokerto terpantau sejak Rabu (17/04/2024). Sebab, permintaan dari rumah sakit negeri hingga swasta melonjak pasca Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah.
Sementara, stok darah yang tersedia di PMI Kabupaten untuk masing-masing golongan darah hanya terdapat 27 kantong untuk golongan A, 26 kantong untuk golongan B, 16 kantong untuk golongan AB, dan 20 kantong untuk golongan darah O.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








